loading...
Loading...
Tim Polsek Masaran dan korban saat melakukan olah TKP. Foto/Wardoyo

SRAGEN- Berhati-hatilah dengan kenalan baru yang datang dari dunia maya. Salah-salah, justru berujung merugikan.

Seperti yang dialami Cristallia Desta Anggraini (27), asal Karangwaru, RT 7, Plupuh, Sragen.

Gara-gara terlalu percaya dengan pria yang dikenalnya lewat Facebook, perempuan cantik yang di KTP-nya berprofesi mahasiswi itu harus kehilangan sepeda motornya. Pria penakluknya itu diketahui mengaku bernama Romi Nugroho asal Dukuh Mundu, Gedongan, Plupuh.

Akibat terlalu percaya, mahasiswi itu harus kehilangan motor Honda Vario 125 AD-4647-AVE miliknya yang digondol oleh kenalan barunya itu.

Baca Juga :  AIDS Renggut 116 Nyawa di Sragen, KPA Jamin Ketersediaan Obat dan Layanan Tes HIV di Puskesmas 

Kejadian itu terungkap ketika korban melapor ke Polsek Masaran, Selasa (12/2/2019). Di hadapan petugas, korban melaporkan aksi pelaku menggondol motornya itu terjadi pada Senin (11/2/2019) pukul 10.00 WIB.

Kejadian bermula ketika korban dengan terlapor kenalan melalui media sosial Facebook pada tanggal 06 Februari 2019.

Dari perkenalan itu, kemudian antara korban dengan terlapor bertukar nomor WA dan saling berkomunikasi melalui WA. Selanjurnya keduanya sepakat melakukan kopi darat pada Senin (11/2/2019).

Baca Juga :  Pencurian Listrik Marak, PLN dan Polres Sragen Operasi Besar-besaran di Sambirejo. Manajer PLN: Desa Dawung Sudah Lama Jadi TO Bertahun-Tahun! 

Sekitar pukul 11.00 WIB, korban berada di Dinas Pendidikan Sragen. Saat itu, terlapor Romi melalui pesan WA meminta tolong untuk diantar ke tempat temannya di daerah Masaran. Terlapor mengaku menunggu di Lampu merah Pungkruk dan kemudian korban yang sudah penasaran akhirnya menghampirinya.

Keduanya berboncengan menuju ke Masaran dan setelah sampai di lokasi kejadian di masjid Pringanom Masaran, terlapor berpura-pura meminjam sepeda motor milik korban untuk menemui temannya.

Baca Juga :  Polres Sragen Kembali Berduka, Satu Personel Terbaik Meninggal Dunia Karena Sakit. Dimakamkan di Donoloyo Solo

Rupanya itu hanya akal bulus pelaku untuk memperdaya korban. Karena setelah ditunggu berjam-jam terlapor tak kunjung kembali.

Korban makin syok ketika mendadak nomor WA-nya diblokir oleh pelaku. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian Rp 12 juta dan melapor ke Polsek Masaran.

Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan membenarkan adanya laporan itu. Menurutnya saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan. Wardoyo

 

Iklan
Loading...