loading...
Loading...
Foto/Humas Kab

KARANGANYAR-  Pemerintah Kabupaten Karanganyar menggelar seminar reformasi birokrasi dengan narasumber dari Kemendagri. Kegiatan itu diharapkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) terus menghadirkan peningkatan efisiensi ke masyarakat dan mewujudkan good government di era digital saat ini.

Kegiatan seminar reformasi yang mengusung reformasi birokrasi bersih di era digital menghadirkan narasumber dari Kementerian Dalam Negeri yakni Kapus Litbang Otda Politik dan PUM, Syanikmat Nizam serta Martuti dari Badan Diklat Provinsi Jawa Tengah.

Dalam seminar ini diikuti seluruh perwakilan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Karanganyar. Turut hadir Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar Rober Christanto.

Kepala Bagian Organisasi Setda Karanganyar, Dwi Amperawati mengatakan tujuan diselenggarakannya seminar yakni mengembangkan budaya kerja ASN menuju perubahan pemerintahan yang bersih.

Apalagi ditengah kemajuan teknologi informasi para ASN di Kabupaten Karanganyar harus mampu memanfaatkan teknologi informasi untuk peningkatan efisiensi pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Siap-siap, Sejumlah Satker di Karanganyar Bakal Dihapus, PNS-nya Bakal Dipindahkan 

“Teknologi informasi kini menjadi sarana untuk mendorong kinerja organisasi dalam membangun pemerintahan yang baik atau good government berbasis digital,” katanya Rabu (30/1/2019).

Ditambahkannya dengan adanya seminar ini dapat membangkitkan kesadaran masing-masing OPD dan jajarannya mengenai pentingnya penguasaan teknologi informasi dalam penunjang kinerja di pemerintahan. Karena perubahan kondisi global menuntut pula penyesuaian tata kelola pemerintahan untuk memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.

“Teknologi informasi menawarkan cara-cara baru yang jauh efisien, cepat dan mudah bagi pemakainya,” ujarnya.

Sementara itu Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya menyatakan reformasi birokrasi dengan mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih merupakan salah satu visi dan misi kepemimpinannya di periode 2018-2023. Pihaknya berharap jajaran ASN Kabupaten Karanganyar harus mampu menyesuaikan tiap perubahan tata kelola pemerintahan di era digital saat ini.

Baca Juga :  Bagi-bagi Bunga, Kejari Karanganyar Klaim Selamatkan Rp 1,2 Miliar Uang Negara dari Tangan Para Koruptor Karanganyar 

“Dengan kemajuan teknologi informasi, kita harus dapat beradaptasi untuk mendukung kinerja yang transparan dan efisien,” katanya.

Bupati juga menambahkan reformasi birokrasi dalam era digital bukan hanya mengubah sistem terkait pemerintahan tetapi juga bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan dari lembaga pemerintah pada masyarakat.

Karena untuk mewujudkan pemerintahan yang terbuka hanya butuh perubahan mental dan pola pikir melainkan reformasi sistem dan pola kerja.

“Kita harus reformasi semangat dari kita. Mari beramal ilmiah dengan ilmu amaliah,”pungkasnya. Wardoyo

 

Loading...