loading...
Loading...

JAKARTA, Joglosemarnews.com – Setidaknya, sudah tujuh orang tewas dan satu orang hilang akibat bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Manggarat Barat, Nusa Tenggara Timur, Kamis (7/3/2019).

“Satu korban yang hilang itu masih tertimbun longsor,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho melalui penjelasan  tertulis, Minggu (10/3/2019).

Baca Juga :  BPJS Kesehatan dengan Sebutan Debt Collector untuk Kader JKN, Tugasnya Tidak Hanya Sekedar Menagih

Hingga kemarin, Tim SAR gabungan masih terus mencari satu korban yang hilang. Sementara tujuh korban tewas telah ditemukan.  Sebagaimana diketahui, sejumlah desa di Kabupaten Manggarat Barat, Nusa Tenggara Timur mengalami banjir dan tanah longsor, Kamis (7/3/2019) sekitar pukul 07.00 WIT.

Baca Juga :  Surya Paloh Dicurigai Ancam Jokowi Jika Sampai Terbitkan Perpu KPK

“Peristiwa itu terjadi di Desa Gorontalo, Desa Nanga Ngai, Desa Bolo Bilas, Kecamatan Mbiling, Desa Tondong Belang, Desa Cunca Lolos, Desa Liang Ndara,” ucap Sutopo.

Banjir dan longsor juga menyebabkan tiga orang warga luka-luka dan 684 warga lainnya mengungsi di Kantor Bupati Manggarai Barat. Longsor juga mengakibatkan 18 titik jalan, tiga rumah, dua kendaraan roda empat, dan dua motor yang ikut tertimbun material longsor.

Baca Juga :  Pimpinan Abu Rara, Penusuk Wiranto Ternyata Telah Ditangkap Densus 88 September Lalu

www.teras.id

Loading...