JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Kabupaten Karanganyar Disebari 670.000 Bibit Ikan dari Provinsi. Desa Kaliwuluh Kebagian 220.000 Ekor

Foto/Humas Kab
Foto/Humas Kab

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Pemerintah Desa Kaliwuluh mendapatkan bantuan 220.000 ekor benih ikan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah kemarin.

Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jateng memberikan 670.000 ekor untuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar. Selanjutnya, Pemkab mengalokasikan 220.000 ekor benih ikan untuk Pemerintah Desa Kaliwuluh. Seluruh benih ikan itu ditebar di Embung Plalar. Jenis benih ikan yang diberikan adalah nila merah, nila hitam, tawes, nilem, dan emas.

Asisten II Perekonomian Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah (Setda) Karanganyar sekaligus Plt Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Karanganyar, Siti Maisyaroch, menyampaikan bantuan akan didistribusikan ke Kabupaten Karanganyar. Tetapi, Pemkab mengalokasikan 220.000 ekor untuk Embung Plapar di Dusun Lajer, Desa Kaliwuluh, Kecamatan Kebakkramat.

Baca Juga :  Gagal Usung Calon, Kader dan Simpatisan PKS di Sragen Dihimbau Tetap Konsisten Taati Keputusan Abstain pada Pilkada

“Sisanya dibagi se-Kabupaten Karanganyar. Satu plastik itu isi 1.000 ekor benih ikan. Nanti bisa dipanen tiga sampai empat bulan lagi. Kami berharap warga sekitar ikut melestarikan bantuan benih ini. Warga sekitar silakan kalau mau panen karena ini memang untuk dimanfaatkan masyarakat. Ini sekaligus diversifikasi sumber daya hayati,” kata dia saat memberikan sambutan.

Baca Juga :  Pandemi Covid, Realisasi Penerimaan Pajak Hotel dan Restoran di Karanganyar Menurun Drastis Jauh dari Target

Kepala Desa Kaliwuluh, Suratmin, mengungkapkan harapan Embung Plalar menjadi salah satu ikon pariwisata di desa. Dia menyampaikan hal itu dihadapan Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

“Ini akan kami kelola menjadi ikon wisata Kaliwuluh. Kami berharap dukungan pemerintah dalam hal peningkatan infrastruktur di sekitar lokasi. Jalan masuk 400 meter dan pintu air embung diperbaiki agar air tidak terbuang percuma. Plapar menjadi wisata dan menambah PAD Kaliwuluh,” ungkap dia. Wardoyo