BOYOLALI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Dalam rangka memupuk rasa percaya diri dan optimisme siswanya, SMK Negeri 2 Boyolali menggandeng Universitas BSI Surakarta menyelenggarakan seminar motivasi di masjid Sekah, Jumat (22/3/2019).
Penyelenggaraan acara tersebut bermula dari banyaknya kaum milenial yang putus sekolah. Selain itu juga masih banyaknya pemuda yang tidak tahu ke mana mereka akan membawa diri mereka di masa depan.
Dalam paparannya, Bambang Eka Purnama selaku narasumber sekaligus Rektor Universitas BSI Surakarta mengisahkan, dirinya merupakan orang desa dari keluarga guru rendahan.
Namun kondisi tersebut tidak membuatnya rendah diri. Sebab dia memiliki sebuah prinsip: ‘Kelemahan kita adalah kelebihan kita, kelebihan kita adalah kelemahan kita’.
“Jangan salah menerapkan kelemahan dan kelebihan kita karena akan jadi bencana atau hancurnya potensi kita. Kalau sekarang Bambang bisa sukses seperti sekarang, tentu karena izin Allah semata dan itu berati siswa SMK N 2 Boyolali juga bisa. Tinggal bagaimana kita mengelola kemauan dan potensi yang kita miliki,” ujarnya.
Melalui acara seperti itu, Bambang berharap mampu membantu kaum milenial dalam menentukan jalan hidup mereka yang nantinya akan mereka tempuh.
Sementara itu, Kepala SMK N 2 Boyolali, Drs. Bambang, MM menyatakan dukungannya atas penyelenggaran seminar motivasi tersebut. Sebab hal itu dapat lebih memotivasi siswa SMK N 2 Boyolali untuk meningkatkan kualitas dan karakternya.
“Saya berharap para siswa dapat mentransformasikan ilmu yang didapatnya untuk meningkatkan jiwa kewirausahannya agar bermanfaat bagi masa depannya, ” ujarnya.
Bambang menjelaskan, pembentukan karakter siswa di sekolah dilakukannya dengan beberapa kegiatan. Antara lain mulai dari menyanyikan lagu Indonesia Raya tiap pagi hingga penyediaan finger print di masjid. Sekolah itu juga menyelenggarakan marketing day untuk mengekspos hasil kewirausahaan para siswa.
“Dampaknya luar biasa, di antaranya para siswa tidak ada yang terlambat dan menjadi lebih mandiri,” ujarnya. A. Setiawan
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.















