Beranda Umum Nasional TKN Sebut Foto Produk Kondom Dibungkus Paket Bergambar Jokowi-Ma’ruf Kampanye Hitam

TKN Sebut Foto Produk Kondom Dibungkus Paket Bergambar Jokowi-Ma’ruf Kampanye Hitam

Juru bicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan Syadzily.    Tribunnews.com
Juru bicara TKN Jokowi-Ma’ruf, Ace Hasan Syadzily.    Tribunnews.com

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS – Menyebarnya foto produk kondom dibungkus paket bergambar capres-cawapres Jokowi-Ma’ruf Amin di media sosial dan grup-grup watshapp, Sabtu (9/8/2019) mendapat tanggapan dari Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf .

Juru bicara TKN Jokowi-Ma’ruf, Ace Hasan Syadzily mengecam beredarnya gambar tersebut.

Politikus Golkar itu menyebut pembuat dan penyebar gambar produk Kondom bergambar Jokowi-Ma’ruf merupakan kampamye hitam untuk mendiskreditkan pasangan Capres-Cawapresnya.

“Sudah keterlaluan cara-cara kampanye hitam yang dilakukan untuk mendeskreditkan pasangan kami. Mereka sudah tidak memiliki cara untuk mengalahkan kami kecuali dengan cara-cara seperti itu,” ujar Ace saat dihubungi, Minggu, (10/3/2019).

Kampanye hitam dengan menggunakan gambar kondom yang disandingkan dengan foto Jokowi-Ma’ruf tersebut menurutnya paralel dengan fitnah yang mengatakan bahwa pasangan Capres-Cawapres nomor urut 01, pro LGBT.

Baca Juga :  Diduga Microsleep, Xpander Hantam Truk Mogok di Tol Pemalang, Balita Meninggal

“Ini pararel dengan fitnah jika kami menang maka akan pro-LGBT, seks bebas dan lain-lain, yang dilakukan Ibu-ibu di Karawang beberapa saat lalu,” katanya.

Pihaknya menurut Ace akan menelusuri, pembuat gambar tersebut. TKN akan mencari tahu siapa dalang dibalik pembuatan dan penyebaran gambar Kondom Jokowi-Ma’ruf.

“Kami akan menelusuri siapa pihak-pihak yang melakukan itu. Kami akan pastikan mengambil langkah-langkah hukum apabila pelakunya teridentifikasi. Kami minta kepolisian untuk mengusut siapa pelaku kampanye hitam tersebut,” pungkasnya.

www.tribunnews.com

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.