JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Tewaskan Satu Bocah, Evakuasi Bangkai Mobil Carry Yang Nyemplung di Sungai Jembatan Bunder Masaran Butuh 5 Jam. Polisi Kerahkan Tim Khusus, Warga Padati Lokasi 

Warga memadati lokasi sungai Bunder untuk melihat proses evakuasi bangkai mobil Carry pikap yang nyemplung di Sungai Jembatan Bunder, Sepat, Masaran, Minggu (10/3/2019). Foto/ Wardoyo
Warga memadati lokasi sungai Bunder untuk melihat proses evakuasi bangkai mobil Carry pikap yang nyemplung di Sungai Jembatan Bunder, Sepat, Masaran, Minggu (10/3/2019). Foto/ Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Satlantas Polres Sragen bersama warga ramai-ramai mengevakuasi mobil Carry pikap yang nyemplung ke sungai di Jembatan Bunder, Sepat, Masaran, Kamis (7/3/2019) malam. Proses evakuasi berlangsung dramatis hampir lima jam, Minggu (10/3/2019).

Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasatlantas, AKP Dani Permana Putra mengungkapkan evakuasi dilakukan dengan menerjunkan 7 personel dengan alat derek yang disiapkan. Evakuasi berjalan cukup lama hampir lima jam.

Tim harus berjibaku mengingat posisi pikap terjepit di antara palung sungai yang curam dan berkedalaman lebih dari lima meter. Namun berkat kegigihan tim dibantu warga, akhirnya mobil pikap nahas itu berhasil diangkat ke darat.

“Kita terjunkan 7 personel untuk mengevakuasi. Tadi bersama warga juga. Agak sulit memang karena posisi mobil terjepit di antara palung sungai yang curam tapi akhirnya berhasil,” paparnya Minggu (10/3/2019).

Baca Juga :  Terlalu Mepet, Alasan PKS Batal Usung Sukiman-Iriyanto. Ketua DPD Tegaskan PKS Abstain di Pilkada Sragen!

Kasat Lantas menguraikan usai dievakuasi, pikap dibawa ke Mapolres sebagai barang bukti. Dengan dievakuasinya mobil pikap, tuntas sudah perjuangan mengangkat korban serta kendaraan yang masuk ke sungai.

Di sisi lain, terkait insiden itu, Kasat menyampaikan hikmah yang bisa diambil agar masyarakat lebih berhati-hati jika melintasi Jembatan Bunder di Sepat, Masaran yang tipikalnya tanjakan curam. Ia mengimbau jika sekiranya kapasitas kendaraan tak kuat atau tak memungkinkan untuk menanjak, sebaiknya tidak dipaksakan untuk melintasinya.

Kapolsek Masaran, AKP Agus Jumadi menambahkan proses evakuasi juga dibantu oleh personel Polsek. Ia memastikan setelah berhasil diangkat, bangkai mobil langsung diamankan ke Polres.

Baca Juga :  Ngeyel Tak Pakai Masker, 11 Warga Sragen Akhirnya Kelabakan Harus Bayar Denda Rp 50.000. Satu Orang Disita KTP Karena Nggak Bawa Duit

“Yang menangani selanjutnya Satlantas karena itu kecelakaan. Tadi kami hanya membantu evakuasi,” tukasnya.

Pengangkatan bangkai mobil itu mengakiri perjuangan panjang proses evakuasi korban dan mobil nahas yang kecemplung sungai tiga hari lalu. Jasad  Rofi Prasetyo Wibowo (11) bocah asal Dukuh Pandak RT 6, Krikilan, Masaran itu sudah ditemukan Jumat (8/3/2019) pagi pukul 10.10 WIB di dasar sungai jarak 1 kilometer dari jembatan.

“Sudah ditemukan tepat pukul 10.10 WIB di dasar sungai. Kondisinya meninggal dunia. Sehingga jenasahnya kita bawa ke RSUD Sragen untuk diotopsi,” papar AKP Agus. Wardoyo