loading...
Sebuah foto berikut ucapan belasungkawa untuk Sapto Nugroho yang beredar di media sosial. Foto/Istimewa

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Meninggalnya anggota KPPS di Gondangrejo, Yustinus Sri Murwanto kembali menyisakan duka bagi Karanganyar. Kepergian KPPS asal Dusun Sadon, Desa Wonorejo, Kecamatan Gondangrejo itu menambah panjang daftar petugas penyelenggara Pemilu di Karanganyar yang harus berpulang.

Ya, beban tugas dan tahapan panjang yang harus dijalani petugas Pemilu menjadi faktor yang membuat sejumlah petugas itu harus menemui ajal. Tak terkecuali Yustinus yang mengembuskan nafas terakhirnya Sabtu (27/4/2019) dan dimakamkan Minggu (28/4/2019).

Baca Juga :  Tak Main-Main, Lewat Karanganyar Tanpa Surat Keterangan Sehat, Bakal Diputar Balik. Kasat Sebut Banyak Pengendara Tak Pernah Jujur Kalau Mau ke Jakarta dengan Alasan Macam-Macam! 

Sebelumnya, sudah ada tiga orang petugas penyelenggara pemilu di Karanganyar meninggal usai  bertugas mengawal proses pemilu. Pertama Suharto (50), personel Linmas yang bertugas di TPS 17 Dusun Jati, Kelurahan Tegalgede, Kecamatan Karanganyar, yang meninggal pada 17 April 2019.

Yang kedua adalah Ketua PPK Tasikmadu Sapto Nugroho (59) meninggal Selasa (23/4) pukul 23.50, setelah dirawat di RS PKU Muhammadiyah Karanganyar selama sepekan, kemudian Albertus Tri Nugroho, Ketua KPPS 17 Desa  Jati, Kecamatan Jaten, meninggal Rabu (24/4) pagi pukul 05.10 WIB.

Baca Juga :  2 PNS Asal Karanganyar Positif Covid-19 Diduga Tertular dari Lingkungan Kerjanya. 15 Orang Terlacak Sempat Kontak Erat dan Dirapid Test

Bupati Karanganyar, Juliyatmono sebelumnya sampaikan pemerintah Kabupaten juga akan memberikan bantuan kepada petugas yang meninggal dunia usai menjalankan tugas pelaksanaan pemilu. Termasuk petugas yang saat ini menjalani perawatan.

“Ya kita akan bantu. Kita mengapresiasi  mereka yang bertugas, sehingga pelaksnaan pemilu di Karanganyar berjalan aman dan lancar,” tegas Juliyatmono. Wardoyo