loading...
Loading...
Peresmian kampung Jokowi di Kangsi Jatiyoso. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM- Euforia dukungan untuk paslon Jokowi-Maruf merambah sampai ke desa. Seperti warga Dusun Kangsi RT 1 RW 4, Desa Karangsari, Kecamatan Jatiyoso, yang mewujudkan dukungan dengan merintis Kampung Merah Putih untuk Jokowi.

Warga menghias kampungnya dengan nuansa merah putih. Pos ronda dicat merah putih. Jalan kampung dihiasi umbul-umbul merah putih. Beberapa sudut kampung juga dihias dengan warna bendera kebangsaan.

Selama sepekan, warga memoles wajah kampung hingga terlihat cantik dalam balutan merah putih. Sejumlah poster bergambar paslon 01 dipasang untuk menyemarakkan wajah kampung. Warga kemudian menyematkan nama “Kampung Merah Putih untuk Jokowi”.

Tak sekadar menghias kampung, warga juga mendeklarasikan dukungannya pada paslon 01. Ratusan warga ikut di acara deklarasi, yang juga dihadiri Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Karanganyar Endang Muryani.

Baca Juga :  Pemkab Karanganyar Putuskan Lokasi Ujian CPNS 2019 Tak Lagi di GOR Diponegoro Sragen. Ini Lokasi Baru Yang Ditunjuk! 

“Kami mengapresiasi inisiatif warga, yang mengekspresikan dukungannya pada Pak Jokowi dan Pak Ma’ruf Amin dengan membuat kampung merah putih ini. Ini juga wujud apreasiasi warga terhadap pemerintahan Pak Jokowi, yang telah menjalankan banyak program yang bisa dinikmati masyarakat sampai tingkat bawah,” kata Endang Muryani.

Tak lupa dia berpesan pada warga, untuk datang ke TPS pada 17 April mendatang untuk menggunakan hak suaranya. “Jangan golput. Gunakan hak pilih pada 17 April nanti. Sama-sama ke TPS, gunakan hak suara dengan bijak,” tuturnya.

Baca Juga :  1.200 Bungkus Rokok Bodong Disita Satpol PP Karanganyar dari 3 Kecamatan. Harganya Ternyata Bikin Geleng Kepala! 

Koordinator Kampung Merah Putih untuk Jokowi, Edi Purwanto mengatakan, ada 90-an keluarga di kampung tersebut yang menyatakan dukungannya pada paslon 01.

“Tapi kami tetap menghargai yang berbeda pilihan. Tetap guyub rukun dan mesra, meski pilihannya tidak sama. Tidak masalah jika beda pilihan. Jangan sampai hal itu membuat terpecah,” jelasnya.

Edi mengatakan, kampung Jokowi digagas sebagai bentuk apresiasi warga terhadap Presiden Jokowi karena pembangunan yang dilaksanakan selama memimpin di periode 2014-2019 menyentuh sampai pelosok.

“Pembangunan merata. Kami yang jauh dari kota, bisa merasakan kemudahan akses transportasi. Kerjanya nyata,” imbuhnya. Wardoyo

Loading...