loading...
Terlihat kawanan kera bergerombol di atap toko pinggir jalan Ahmad Yani, Wonogiri.

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM –Polsek Bulu berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Bulu terkait rencana penangulangan hama kera yang merusak hasil pertanian warga setempat.

Kapolsek Bulu Iptu Dalmadi menjelaskan, di Kecamatan Bulu ada 4 desa yang terdampak serangan kera liar. Meliputi di Desa Tiyaran, Desa Kedungsono, Desa Gentan, dan Desa Sanggang.

“Ini hanya pembahasan awal saja, nanti setelah pemilu direncanakan akan menggundang setiap kepala desa yang terdampak kera liar,” kata dia, Jumat (26/4/2019).

Baca Juga :  Status KLB di Sukoharjo Diperpanjang Hingga Akhir Juli 2020, Gegara Kasus Positif COVID-19 Tertinggi Ketiga di Jateng

Rencana awal dalam menanggulangi serangan kera liar, sebut dia, akan mendatangkan Suku Badui. Karena pihaknya mempercayai Suku Badui mempunyai kemampuan untuk mengusir kera-kera tersebut.

“Nanti kita akan mendatangkan suku Badui untuk mengusir kera kera tersebut,” ujar dia.

Baca Juga :  Cegah Arus Balik ke Jakarta, Jajaran Polres Sukoharjo Laksanakan Penyekatan di Nguter

Sebelumnya pemerintah melalui setiap desa yang terdampak serangan kera, sudah melakukan upaya penanggulangan. Dengan cara menanam pohon buah di atas bukit tempat kera tinggal. Namun hal itu kurang begitu efektif dan gerombolan kera masih sering datang ke area pertanian warga bahkan ke permukiman. Aris Arianto