loading...
Loading...
Suasana di pusat perbelanjaan busana BTC, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo. Syahirul

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Para pedagang daring atau reseller di pusat perbelanjaan sandang Beteng Trade Center (BTC) Kota Solo mengalami lonjakan omzet di bulan Ramadan ini.

Berkah Ramadan ini dirasakan oleh sejumlah pedagang yang ada di sana karena omzet mereka naik hingga 100 persen lebih.

Salah satu reseller di kawasan BTC, Suci (23) mengaku, dalam sehari dirinya mengalami peningkatan keuntungan antara 50 – 70 persen dari hari biasa. Tentu saja, wanita berparas cantik ini mengaku kewalahan dengan order yang didapatkan mengingat dia menjalankan bisnisnya melalui telpon genggam seorang diri.

“Ya sejak Bulan Puasa ini, penjualan meningkat. Alhamdullillah,” terang perempuan yang juga kuliah di salah satu perguruan swasta di Kota Bengawan tersebut.

Baca Juga :  Carfix Colomadu Diresmikan, Berikan Banyak Promo

Meski pesanan meningkat, dirinya juga harus adu cepat dengan reseller yang lain. Mengingat, keterbatasan barang yang dijual oleh toko di kawasan tersebut.

“Memang pesanan banyak dan omset meningkat. Namun, juga harus cepat. Kalau enggak, ya kalah dengan reseller lainnya. Barang keburu habis, ludes,” ujar Suci.

Untuk saat ini, sejumlah pakaian yang menjadi buruan pembeli online adalah baju koko, pakaian syari dan busana muslim yang lain. Pakaian tersebut digunakan untuk menyambut momentum lebaran nanti.

“Ya trennya baju muslim yang paling banyak dipesan,” ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang admin pemilik Toko Grande, Ida (25) mengaku jika penjualan saat ini meningkat hingga 50an persen. Jumlah tersebut masih dapat terdongkrak naik mendekati lebaran nanti.

Baca Juga :  Rayakan HUT ke-12, The Sunan Hotel Solo Berikan penghargaan "Prasetya Adidarma Swara" kepada Waldjinah

“Saat ini sudah meningkat. Pasti akan meningkat lagi saat mendekati lebaran nanti,” ungkapnya.

Disinggung mengenai ketersediaan barang dagangan, Ida mengaku cukup kesulitan. Bahkan, ada beberapa reseller yang kecewa lantaran barang dagangannya seringkali habis diserbu reseller lainnya.

“Ya, siapa cepat dia dapat. Prinsipnya begitu,” kata Ida. Syahirul

Loading...