loading...
Loading...
Rakernas penanggulangan bencana di NUSA Dua, Bali. Dok. BNPB

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM– Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggandeng Perguruan Tinggi se- Jawa Tengah dan DIY dalam membangun sinergitas mewujudkan ketangguhan masyarakat dalam menghadapi bencana. Bersama 149 Perguruan Tinggi Swasta dan Negeri, BNPB juga menyoroti peran Perguruan Tinggi dalam Penanggulangan Bencana melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Desa Tangguh Bencana.

Direktur Pemberdayaan Masyarakat BNPB, Lilik Kurniawan memaparkan, BNPB berusaha untuk meningkatkan kerjasama antara pemerintah dan akademisi dalam upaya pengurangan risiko bencana dan membangun komitmen akademisi dalam Penanggulangan bencana.

Baca Juga :  Ustad Muqorrobin : Empat Hal yang Akan Ditanyakan di Hari Kiamat

“Kegiatan ini sejalan dengan arahan Presiden yang menitikberatkan pada pembangunan mental dan penguatan kapasitas sumberdaya manusia untuk meningkatkan kesadaran dalam memahami risiko bencana dan pentingnya mengurangi dampak kejadian bencana melalui pendidikan, penelitian, dan lintasan ilmu pengetahuan dan teknologi. Melalui Tri Dharmanya, Perguruan Tinggi dapat berperan dan berkontribusi secara nyata dalam membangun ketangguhan masyarakat melalui riset, penelitian dan edukasi kebencanaan serta melaksanakan program pengabdian masyarakat untuk membangun ketangguhan melalui KKN Tematik nya,” paparnya, Rabu (15/5/2019).

Baca Juga :  Anak-anak Kecil di Taman Monjari Kota Solo ini Disuguhi Pemandangan Tak Senonoh dari Sejumlah Pasangan Remaja, Orangtua Mengaku Resah

Terkait hal itu, BNPB bersama PT di Jateng dan DIY berkomitmen untuk melaksanakan KKN Tematik untuk membangun ketangguhan masyarakat dalam menghadapo bencana.

“Hal itu diwujudkan dalam penandatangan lembar komitmen Perguruan Tinggi untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik untuk membangun ketangguhan masyarakat dalam menghadapi bencana melalui program Desa Tangguh Bencana ( Destana) bekerjasama dengan BNPB. Bagaimana pun perguruan tinggi dan pemerintah merupakan entitas yang saling melengkapi karena bencana merupakan urusan semua pihak,” tukas Lilik. Triawati PP

Loading...