JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Fakta Miris, Bayi Yang Ditemukan di Gemolong Sragen Ternyata Dibuang Karena Punya Kelainan. Peminat Adopsi Pun Mundur Teratur 

Kondisi bayi yang ditemukan dibuang di teras rumah warga Kragilan, Gemolong, Sragen, saat kali pertama ditemukan di kursi Selasa (21/5/2019). Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Kondisi bayi yang ditemukan dibuang di teras rumah warga Kragilan, Gemolong, Sragen, saat kali pertama ditemukan di kursi Selasa (21/5/2019). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM -Fakta baru terungkap dari temuan bayi merah ditemukan di teras rumah Suharto (64), pensiunan PNS asal Dukuh Bogorejo RT 20/5, Kragilan, Gemolong Selasa (21/5/2019). Bayi berjenis kelamin perempuan berumur sekitar satu bulan itu diduga sengaja buang karena punya kelainan.

Hasil deteksi dokter, bayi mungil itu dinyatakan memiliki kelainan yakni lambat dalam merespon. Kondisi itulah yang diduga menjadi penyebab orangtuanya tega membuangnya.

Baca Juga :  Hasil Olah TKP Kecelakaan Maut di Plupuh, Kasat Lantas Sragen Ungkap Kondisi Sopir Truk Saat Gasak Bocah dan Ibu Anak Hingga Tewas di Plupuh

“Dari keterangan dokter, bayi itu mengalami kelainan. Secara fisik normal, tapi lambat dalam merespon. Umurnya sekitar satu bulan,” papar Kapolsek Gemolong, AKP I Ketut Putra mewakili Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan, Kamis (23/5/2019).

Menurut AKP Ketut, saat ini kondisi bayi malang itu sudah stabil. Sang bayi saat ini sudah diserahkan ke Dinas Sosial Sragen.

Baca Juga :  Kreatif di Masa Pandemi, Polsek Sidoharjo Sragen Bersama Pemuda Sulap Lahan Kosong Jadi Sentra Aneka Sayuran. Kapolsek Pun Rela Keliling Bagi Sayuran Gratis untuk Warga

Ia tak menampik, sejak kabar beredar, banyak pihak yang tertarik untuk mengadopsi bayi mungil itu. Namun setelah mengetahui ada kelainan, kemudian mereka mengurungkan niat mengadopsi.

“Sebenarnya kemarin banyak yang mau ngadopsi, begitu tahu ada kelainan, mereka membatalkan,” terang AKP Ketut. Wardoyo