JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

FKPPI Siap Ikut Jaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa Indonesia

Bagi takjil oleh anggota Koramil 01 Laweyan, Polsek Laweyan dan FKPPI. Istimewa
loading...
Loading...
Bagi takjil oleh anggota Koramil 01 Laweyan, Polsek Laweyan dan FKPPI. Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kemajemukan di Indonesia bisa berpotensi untuk mendukung kemajuan bangsa. Namun selain itu kemajemukan tersebut juga bisa menimbulkan berbagai benturan atau gesekan antar kelompok, jika tidak dikelola secara benar.

Atas dasar itulah Forum Komunikasi Putra Putri TNI – Polri (FKPPI) bersama dengan Jajaran Koramil 01 Laweyan dan Polsek Laweyan menggelar diskusi terkait gesekan dan benturan antar kelompok yang mampu mengancam persatuan dan kesatuan di Koramil Laweyan, Sabtu (25/5/2019) sore.

“Dalam menghadapi ancaman terhadap kedaulatan negara, keutuhan wilayah negara dan keselamatan bangsa dan negara dari berbagai jenis ancaman tersebut, FKPPI wajib Berperan aktif membantu TNI dan Polri sebagai garda terdepan, melalui bela Negara,” terang Danramil Laweyan, Kapten Warji saat membuka kegiatan tersebut.

Seluruh pihak terkait, kata Warji, perlu bersinergitas untuk menghalau berbagai ancaman yang datang dari segala arah. Baik itu social media, maupun secara fisik atau kasat mata. Jika seluruh pihak dapat bersinergi dengan baik, tentunya apapun halangan yang menerjang dapat diselesaikan guna menjaga persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia.

Baca Juga :  Danrem 074/Warastratama Serahkan Kendaraan Dinas Kepada Staf Makorem

“Harus bersinergi dengan baik. Tidak bisa secara parsial. Baik itu dari TNI, Polri maupun masyarakat untuk persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia,” ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan FKPPI, Ipux mengatakan, sebagai anggota keluarga besar TNI – Polri pihaknya siap untuk menjaga keutuhan NKRI pada tingkatan tertentu. Sehingga, mampu berkontribusi untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa dan Negara.

“Kami senantiasa memberikan yang terbaik bagi Bangsa dan Negara Indonesia. Unsur-unsur yang mengancam perpecahan perlu diminimalisir untuk menjaga NKRI tetap bersatu,” katanya.

Baca Juga :  Mahasiswa Sastra Daerah UNS Boyong 3 Piala dalam  Imbasadi 2019 di USU 

Usai kegiatan diskusi digelar, dilanjutkan dengan bagi takjil dari seluruh peserta kepada pengguna kendaraan yang melintas di Jalan Radjiman, Kecamatan Laweyan, Kota Solo.

Pihaknya berharap, melalui kegiatan ini mampu menumbuhkan jiwa kebersamaan dalam menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia. Syahirul

Bagi takjil oleh anggota Koramil 01 Laweyan, Polsek Laweyan dan FKPPI

Loading...