loading...
Loading...
Foto /Humas Polda

BREBES, JOGLOSEMARNEWS.COM Tim gabungan Resmob Polres Brebes dan Unit reskrim Polsek Wanasari berhasil mengamankan seorang ibu berinisial, K (31). Ia ditangkap setelah tega membuang bayi anak kandungnya sendiri di saluran irigasi, Desa Tanjungsari, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes pada 25 April 2019 yang lalu.

Pelaku yang juga warga desa Tanjungsari tersebut berhasil ditangkap di Rumah Sakit (RS) Kariadi Semarang, Minggu (5/5/2019) saat menunggu anak pertamanya yang dirawat. Usai ditangkap, pelaku langsung di bawa ke Mapolres Brebes untuk menjalani proses hukum.

Dihadapan penyidik, pelaku mengakui jika anaknya yang baru lahir tewas karena dicekik pada bagian lehernya. Hal tersebut dilakukan agar tidak terdengar tangisannya.

Kemudian oleh pelaku dimasukan kedalam karung plastik dan diletakan dikolong keranjang tempat tidurnya. Barulah sehari kemudian dibuang disaluran irigasi yang ada didesanya.

Baca Juga :  Siapa Bilang Ujian SIM Susah. Anak-anak SD Ini Bilang Mudahnya Ujian SIM!  

Pelaku mengaku jika dirinya terpaksa membuang bayinya karena beban ekonomi keluarga.

Ia nekat melakukan itu karena kalut dan dimarahi orang tuanya karena terus mempunyai anak. Padahal kondisi ekonomi susah dan dirinya sudah memiliki empat orang anak yang masih kecil kecil.

Kapolres Brebes AKBP Aris Supriyono melalui Kasat Reskrim AKP Tri Agung Suryomicho menjelaskan jika pelaku saat ini terus menjalani pemeriksaan oleh penyidik unit perlindungan perempuan dan anak (UPPA).

Kasat Reskrim juga menjelaskan bahwa dari hasil outopsi Tim Labfor Polda Jateng ditemukan sejumlah luka pada bagian kepala, leher dan punggung akibat kekerasan benda tumpul yang dimungkinkan dilakukan oleh tersangka terhadap bayi saat belum meninggal.

Baca Juga :  Lukisan Siluet Karya Penyandang Disabilitas Asal Wonogiri Ini Bikin Gubernur Ganjar Pranowo Langsung Kepincut. Bukti Keterbatasan Bukan Akhir Segalanya

“Atas perbuatannya itu, lanjut dia, pelaku dijerat pasal 76 ayat j jo pasal 83 ayat 3 KUHP dengan acaman hukuman selama 15 tahun penjara dan saat ini kasusnya masih kami proses dan ditangani Unit PPA Polres Brebes,” terangnya dilansir Tribratanews Polda Jateng. Wardoyo

Loading...