loading...
Loading...
Ilustrasi/tempo.co

JAKARTA,  JOGLOSEMARNEWS.COM– Hingga Senin (6/5/2019) pukul 10.15 WIB,  Sistem Informasi Penghitungan Suara Komisi Pemilihan Umum (Situng KPU) kian menjukkan keunggulan Jokowi-Ma’ruf.

Bukannya terkejar, selisih suara antara keduanya semakin jauh. Jokowi – Ma’ruf meraih 58.552.127 suara, sedangkan Prabowo – Sandiaga mendapat 45.427.209 suara.

Dilansir dari situs  pemilu2019.kpu.go.id, perolehan suara Jokowi – Ma’ruf  56,30 persen; sedangkan Prabowo – Sandiaga adalah 43,70 persen. Selisihnya 13.124.918 suara atau 12,60 persen.

Suara yang masuk ke KPU sudah mencapai atau 67,84 persen dari seluruh suara hasil pencoblosan. Angka itu didapat dari penghitungan 551.812 tempat pemungutan suara (TPS) dari total 813.350 TPS di seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Ini Tips Menghadapi Debt Collector dengan Santun Saat dari Polri

Perolehan suara Jokowi – Ma’ruf di Jawa Timur mencapai 9.038.131 suara sedangkan Prabowo – Sandiaga memperoleh 4.345.190 suara. Di Bengkulu Jokowi – Ma’ruf mendapatkan 582.566 suara, sedangkan Prabowo – Sandiaga yakni 585.578 suara. Di Luar Negeri,  Jokowi – Ma’ruf memperoleh 417.978 suara dan Prabowo – Sandiaga yakni 178.840 suara.

Mengenai Informasi Perhitungan Suara (Situng), Ketua KPU Arief Budiman mengatakan hasil penghitungan suara yang dilakukan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dimasukkan ke formulir C1. Formulir itu dimasukkan ke Situng oleh KPU kabupaten/kota untuk dipublikasikan.

Arief menjelaskan proses penghitungan suara. KPPS-KPPS selesai menghitung, memasukkan formulir C1, kemudian formulir C1 yang dikirim ke KPU kabupaten/kota, dipindai masuk ke dalam server KPU dan dipublikasikan.

Baca Juga :  Laode M Syarif: Pemerintah Sudah Ingkari Konvensi Antikorupsi PBB

Rekapitulasi akhir KPU secara nasional rencananya dilakukan pada 22 Mei 2019. KPU tetap akan menggunakan perhitungan manual berjenjang untuk memutuskan hasil akhir Pemilu 2019.

www.tempo.co

Loading...