loading...
Loading...
Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan saat memimpin apel konsolidasi di Mapolres. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM  Angka kecelakaan lalu lintas selama arus mudik dan balik di Sragen menunjukkan angka kenaikan hingga 41 persen. Namun angka kriminalitas selama kurun itu, mengalami penurunan cukup signifikan hingga 66 persen.

Hal itu terungkap dalam apel konsolidasi pasca Operasi Ketupat Candi (OKC) yang digelar di Mapolres Sragen, tadi pagi.

Dalam amanatnya, Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan mengungkapkan untuk angka kecelakaan lalu lintas, terjadi kenaikan dari 17 kasus pada OKC tahun 2018 menjadi 29 kasus pada OKC tahun 2019.

Jika dipersentase, kenaikan lakalantas itu mencapai 41,37 persen dibanding kurun waktu yang sama pada OKC tahun lalu.

Baca Juga :  Tambang Capjikie Gondang Cokot Nama Bandar Besar Aan. Bagaimana Reaksi Polres Sragen?

Meski demikian, pada aspek angka kriminalitas, OKC 2019 jauh lebih baik. Kapolres menguraikan dibanding 2018, angka kriminalitas selama kurun OKC 2019 mengalami penurunan dari 9 kasus menjadi 3 kasus.

Jika dipersentase, penurunan kriminalitas mencapai 66 persen. Ditambahkan, operasi ketupat candi tahun 2019 digelar mulai 29 Mei 2019 hingga 10 Juni 2019.

Di Sragen, OKC melibatkan 233 personel dengan sebaran di 10 Pospam. Kapolres berharap evaluasi itu bisa menjadi pengingat untuk lebih cermat dan teliti lagi dalam merencanakan operasi ketupat candi di tahun 2020 atau tahun depan.

Sementara, Kasatlantas AKP Dani Permana Putra menguraikan secara umum, hasil evaluasi angka kecelakaan selama OKC 2019 relatif didominasi oleh kecelakaan tunggal.

Baca Juga :  Satu Warga Gondang Sragen Jadi Buronan Polisi. Ini Daftar Kejahatannya!

Dari aspek kelancaran arus, menurutnya kehadiran jalan tol yang makin baik, turut berperan besar menurunkan kepadatan arus di jalur arteri sehingga arus mudik dan balik relatif lebih lancar. Wardoyo

 

Loading...