loading...
Foto/Humas Polda

KEBUMEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Kelakuan anak di bawah umur inisial JM (15) ini benar-benar keterlaluan. Betapa tidak, bocah asal Desa/Kecamatan Kedungreja, Kabupaten Cilacap itu tertangkap telah melakukan aksi pencurian sepeda motor.

Tak tanggung-tanggung, sebelum ditangkap polisi, tersangka yang mengaku hanya lulusan SD itu melakukan aksinya sebanyak dua kali.

Dijelaskan Kapolres Kebumen AKBP Robertho Pardede saat konferensi pers, ada dua unit sepeda motor yang diamankan dari tersangka, yakni Honda Beat dan Suzuki Satria Fu.

Ilmunya untuk menggondol sepeda motor bukanlah ia dapatkan di bangku sekolah dasar. Ia berguru kepada seorang residivis Curanmor yang telah bebas dari masa kurungan.

“Pengakuannya dalam hitungan menit, tersangka ini dapat membawa kabur sepeda motor korban. Ilmunya ia dapatkan dari seorang residivis. Selanjutnya dipraktekkan oleh tersangka, dan berhasil mencuri dua sepeda motor,” jelas AKBP Robertho Pardede didampingi Kasat Reskrim AKP Edy Istanto dan Kasubbag Humas Polres Kebumen Kompol Suparno, Rabu (12/6/2019) seperti dilansir Tribratanews.

Baca Juga :  Ini 5 Jalan Protokol di Kota Semarang yang Akan Ditutup 24 Jam Mulai Besok

Lanjut AKBP Robertho Pardede menguraikan pencurian sepeda Honda Beat dilakukan tersangka pada Hari Selasa (11/06/2019) sekira pukul 01.00 WIB di pinggir jalan. Di tempat parkir sepeda motor di Desa Sidomukti Kecamatan Adimulyo Kabupaten Kebumen saat ada pertunjukan wayang kulit.

Awalnya tersangka mengincar sepeda motor yang akan dicuri. Selanjutnya, tersangka membuka secara paksa lubang kunci, dengan kunci “Y” yang telah disiapkan sebelumnya.

Hanya hitungan menit, sepeda motor yang terparkir bisa dibawanya kabur dengan merusak lubang kunci tersebut.

Agar mempunyai nyali saat melakukan aksinya, dihadapan polisi, tersangka mengaku menenggak minuman keras terlebih dahulu.

Setelah setengah teler, ia baru melancarkan aksinya.

“Tersangka mengincar sepeda motor yang pelindung tutup kuncinya terbuka. Jadi jika posisi tertutup, tersangka mengaku agak kesulitan untuk mencuri sepeda motor itu,” ungkap Kapolres.

Baca Juga :  Nekat Bergerombol Saat Corona Mewabah, Puluhan Pemuda dan Warga di Grobogan Kocar-Kacir Kepergok Razia Social Distancing Polisi

Sebelum melakukan aksi pencurian di Adimulyo, tersangka melakukan pencurian sepeda motor Suzuki Satria Fu. Kini kasus yang ada di Kecamatan Puring ditangani Polsek setempat.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal Pasal 363 ayat (1)KUH Pidana, diancam dengan hukuman penjara selama-lamanya 7 (Tujuh) tahun penjara. JSnews