loading...
Loading...
KH Wahyudin

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM  – Kerusuhan terkait hasil Pemilu yang sempat terjadi di beberapa daerah dan Jakarta pada 21-22 Mei 2019 lalu, memantik respon dari tokoh agama di Sukoharjo. Mereka pun mengimbau masyarakat untuk menjaga situasi kondusif menjelang sidang gugatan Pemilu di MK agar kerusuhan tak terulang kembali.

Salah satunya, Ketua Yayasan Pondok Pesanren (Ponpes) Al Mukmin Ngruki, Sukoharjo, Ustad KH Wahyudin. Menjelang sidang gugatan di MK yang dijadwalkan digelar 14 Juni besok, ia berharap agar semua pihak menjaga kedamaian dan menghindari kerusuhan.

“Menyikapi situasi Indonesia yang akhir-akhir ini memanas menanti keputusan MK, saya imbau agar kondisi ini tidak dimanfaatkan untuk hal-hal negatif,” tegasnya Rabu (12/6/2019) siang.

Baca Juga :  Apa Saja Materi Tes Pendaftaran TNI Itu, Lantas Hal Apa yang Perlu Disiapkan? Simak Penjelasan Berikut Ini

Wahyudin menginginkan warga bersatu demi menjaga situasi kondusif untuk keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pimpinan Ponpes Al- Mukmin Ngruki itu juga mengajak semua komponen untuk menjaga akhlak Bangsa Indonesia dari simpang siurnya berita alias kabar hoaks yang menyebar tak beraturan.

“Allah sudah memberikan isyarat kepada kita, berikanlah berita gembira kepada mereka hamba-hambaku. Agar senantiasa memperhatikan ucapan dan memilih yang terbaik karena mereka itulah yang dibimbing oleh Allah dan orang-orang yang beruntung,” tukasnya.

Ustad Wahyudin berharap tidak terjadinya keretakan di Tanah Air serta tidak ada lagi pertumpahan darah karena pesta demokrasi.

Baca Juga :  Serangan Hama Tikus di Desa Kunden Kecamatan Bulu Sukoharjo. Menyerang Ketika Padi Baru Ditanam

“Mudah-mudahan segala sesuatunya nanti terus diupayakan dan diselesaikan dengan tidak menonjolkan hal yang sifatnya emosional,” terangnya. Tim JSnews

Loading...