JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kecelakaan Hari Lebaran di Tanon Sragen. Diduga Ngantuk Berat, Pengendara Motor Gasak Pagar Tembok 

Foto petugas olah TKP di lokasi kecelakaan gasak pagar tembok di Ketro, Tanon. Foto/Humas
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Foto petugas olah TKP di lokasi kecelakaan gasak pagar tembok di Ketro, Tanon. Foto/Humas

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Kecelakaan tragis terjadi di jalan Ketro, Tanon tepatnya di Dukuh Dengkengan, Desa Ketro, Tanon. Seorang pengendara sepeda motor ditemukan terkapar dengan luka parah di bagian dahi setelah menabrak pagar tembok rumah milik Andik (29), warga Ketro, Tanon.

Kecelakaan itu terjadi Selasa (4/6/2019) malam. Korban diketahui bernama Supriyadi (55) warga Dukuh Gedangan RT 9, Desa Peleman, Gemolong.

Data yang dihimpun di lapangan, kecelakaan bermuka ketika korban mengendarai sepeda motor Honda Supra AD 3833 RY miliknya.

Tak ada yang mengetahui persis ihwal kejadian. Menurut pemilik rumah, Andik, saat diinterogasi tim Polsek Tanon saat kejadian, ia mendadak kaget dengan suara benturan keras dari arah depan rumahnya.

Baca Juga :  Tak Sadar Separuh Gamisnya Masuk di Gir Motor, Tubuh Mbah Poni asal Gawan Sragen Langsung Terbanting Jatuh dari Motor Lalu Nyungsep ke Saluran

Saat ditengok, korban sudah tergeletak dengan sepeda motor rusak parah menabrak tembok pagar rumahnya.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka parah yakni dahi pecah dan kelopak mata kiri robek.

Andik menguraikan diduga kuat korban sedang mengantuk saat menempuh perjalanan dengan sepeda motornya. Sehingga kemudian hilang kendali dan menggasak pagar temboknya.

“Saat kejadian, kondisi jalan sangat sepi tidak ada orang lewat. Tiba-tiba ada bunyi sepeda motor menabrak pagar tembok di depan rumah,” paparnya kepada petugas Polsek Tanon yang datang melakukan evakuasi.

Baca Juga :  Hilangkan 3 Nyawa Bocah, Ibu dan Anak, Agus Wahyudi asal Gemolong Sragen Ditetapkan Sebagai Tersangka

Selanjutnya, korban diantar oleh saksi ke Puskesmas Tanon 1 dan mendapat perawatan intensif. Kapolsek Tanon, AKP Heru Budiharto mewakili Kapolres AKBP Yimmy Kurniawan mengatakan tidak ada korban jiwa dalam musibah kecelakaam itu. Namun akibat kejadian itu, korban terpaksa mendapat 20 jahitan di bagian dahinya.

Ia tak lupa menghimbau kepada masyarakat yang sedang mudik lebaran agar meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga keselamatan di jalan raya maupun jalan desa.

“Apabila dalam berkendara mengalami kecapaian maupun mengantuk segera menepi cari tempat yang aman untuk beristirahat,” tukasnya. Wardoyo