loading...
Loading...
Ilustrasi air PDAM

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM PDAM Kabupaten Karanganyar menyiapkan ekspansi usaha dengan menggagas membangun pabrik air minum dalam kemasan (AMDK). Menurut prediksi, produksi air mineral itu membutuhkan investasi hampir Rp 2,5 Miliar.

Air minum kemasan itu nantinya akan diproduksi massal dan dipasarkan kepada masyarakat. Direktur PDAM Tirta Lawu Karanganyar, Prihanto, mengatakan perusahaan air minum milik Pemkab Karanganyar tersebut, telah menyiapkan dana investasi sebesar Rp 2,5 miliar untuk mendukung proyek tersebut.

Menurutnya rencana tersebut telah mendapatkan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Karanganyar terkait rencana pembangunan pabrik air mineral itu, termasuk investasi untuk pembelian alat produksi.

Baca Juga :  Sempat Menjerit, Warga Matesih Karanganyar Ditemukan Tewas di Atas Pohon Usai Kesetrum Listrik

“Saat ini kami sedang melengkapi persyaratan terkait pendirian pabrik air mineral. Seperti Ijin Mendirikan Bangunan (IMB),” paparnya Senin (17/6/2019).

Setelah IMB terbit, pabrik akan segera dibangun. Terkait pengelolaan perusahaan dengan  memanfaatkan sumber daya manusia yang ada.

Sementara perihal lahan untuk lokasi pabrik juga sudah tersedia.

“Untuk proses peletakan batu pertama, akan dilakukan Agustus 2019. Sedangkan launching perdana bertepatan dengan peringatan hari jadi Karanganyar ke 102 pada  bulan November 2019 mendatang,” lanjutnya.

Ditambahkan Prihanto, untuk produksi perdana  AMDK produk PDAM Tirta Lawu  ini, dipasarkan di seluruh wilayah Karanganyar. Setelah bisa menguasai pasar Karanganyar baru meluas ke luar daerah.

Baca Juga :  Bupati Karanganyar Bakal Buat Survey Pembentukan Provinsi Solo Raya. Siapa Yang Setuju?

“Sementara kita hanya memenuhi pangsa pasar di Karanganyar. Kita berharap, air produk PDAM Tirta Lawu ini, bisa menjadi tuan di rumahnya  sendiri,” pungkasnya. Wardoyo

 

Loading...