loading...
Loading...
Foto/Humas

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM- Korps Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Karanganyar bakal memiliki gedung megah. Gedung yang dibangun dengan nama Graha PGRI itu dibangun di Dukuh Pokoh, Desa Ngijo, Tasikmadu, Karanganyar.

Pembangunan diprediksi menelan anggaran Rp 8,2 miliar yang dimulai Jumat (21/6/2019). Peletakan batu pertama dihadiri bupati dan wabup serta jajaran PGRI setempat.

Baca Juga :  Grand Final Putra-putri Lawu 2019, Viky Ardiansyah dan Matea Clorinda Raih Juara. Berikut Daftar Lengkap Pemenang Pemilihan Putra-Putri Lawu! 

Dalam laporannya, Ketua PGRI karanganyar menyampaikan tujuan pembangunan gedung Graha PGRI itu untuk memenuhi kebutuhan PGRI, dan kepentingan kedinasan ataupun masyarakat sekitar sebagai pertemuan organisasi warga sekitar.

Gedung Graha PGRI itu dibangun dengan luas 5.260 meter persegi, dengan rencana pembanguan luas induk 1.220 meter dan dapat menampung 2.200 orang

Baca Juga :  Saat Mahasiswa KKN UNS Pelopori Gerakan Pengelolaan Sampah di Kawasan Wisata Kalisoro Tawangmangu. Begini Terobosannya

Gedung itu diproyeksikan dengan total biaya Rp 8,2 miliar dan diperkirakan akan selesai pertengan tahun 2020.

Sementara, Bupati Juliyatmono dalam sambutannya mengapresiasi dan bangga dengan adanya Graha PGRI Karanganyar. Ia berharap kehadiran gedung itu nantinya bisa menjadi wajah baru di Karanganyar.

Baca Juga :  Kasus Begal HP di Jalan Gondangrejo Karanganyar. Pelaku Sempat Ancam Bunuh Korban

“Saya berharap pembangunan ini dapat segera diselesaikan, sehingga bisa segera memenuhi fasilitas yang diperlukan PGRI,” katanya. Wardoyo

 

Iklan
Loading...