JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Api Tungku Sambar Minyak Penggorengan, Pabrik Tahu di Teguhan Sragen Ludes Dilalap si Jago Merah 

Tim PMI dan BPBD Sragen saat melakukan assesment di lokasi pabrik tahu yang terbakar di Teguhan, Sragen Wetan, Jumat (19/7/2019). Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Tim PMI dan BPBD Sragen saat melakukan assesment di lokasi pabrik tahu yang terbakar di Teguhan, Sragen Wetan, Jumat (19/7/2019). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Kebakaran terus terjadi di Sragen. Jumat (19/7/2019) siang, sebuah pabrik tahu di Kampung Teguhan Lor RT 8, Sragen Wetan, ludes terbakar.

Data yang dihimpun di lapangan, kebakaran terjadi sekitar pukul 14.40 WIB. Pabrik tahu yang ludes itu diketahui milik Tri (52).

Menurut keterangan saksi, siang itu tengah dilakukan penggorengan tahu. Penggorengan dilakukan dengan menggunakan api tungku.

Diduga kuat, api di tungku terlalu besar sehingga menyambar uap panas dari minyak yang ada di penggorengan.

Baca Juga :  Disambut Tepuk Tangan, Bupati Sragen Sampaikan Batalkan Rencana Perobohan dan Pembongkaran Semua Tugu Perguruan Silat. Kapolres Tekankan Semua Jaga Kamtibmas

Semburan api kemudian meletup dan memicu kobaran api besar.

Api langsung menyambar bagian atap pabrik tahu tersebut. Api terus membesar hingga menjalar ke atap epan pabrik tahu.

Para pekerja langsung berhamburan keluar menyelamatkan diri. Bersamaan itu, warga dan tim petugas pemadam kebakaran langsung terjun melakukan pemadaman.

Setelah berjibaku hampir satu jam, api baru bisa dipadamkan total. Namun api sudah meludeskan atap pabrik, tungku penggorengan dan sebagian depan pabrik.

Baca Juga :  Pamit Gowes Sendirian, Bocah 12 Tahun Asal Tanon Sragen Ditemukan Nyasar Hingga 35 Kilometer Sampai Mantingan Jatim

Akibat kejadian itu, pemilik pabrik mengalami kerugian Rp 4 juta. Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasubag Humas AKP Agus Jumadi membenarkan kejadian tersebut. Dari hasil olah TKP, kebakaran diduga dipicu oleh api tungku yang terlalu besar hingga menyambar minyak panas serta membakar atap.

“Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun kerugian yang dialami korban adalah bangunan atap pabrik terbakar, tungku penggorengan dan bagian depan pabrik,” tandasnya. Wardoyo