JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Bupati Karanganyar Pamer Penghargaan Parasamya, DPRD Ingatkan Pengentasan Kemiskinan Masih Banyak Salah Sasaran! 

Bupati Karanganyar saat menunjukkan penghargaan Parasamya Purnakarya Nugraha. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Bupati Karanganyar saat menunjukkan penghargaan Parasamya Purnakarya Nugraha. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Pemerintah kabupaten (Pemkab) Karanganyar meraih penghargaan Parasamya Purnakarya Nugraha sebagai penyelenggara pemerintahan terbaik selama 3 tahun berturut-turut.

Namun di tengah euforia kegembiraan Pemkab, DPRD menyoroti pengentasan kemiskinan yang dinilai belum tepat sasaran.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh wakil presiden Yusuf Kalla, Rabu (17/07/2019) di JCC Jakarta.

Selain Karanganyar, kota lain yang juga menerima penghargaan adalah, Banyuwangi, Makassar, Kuningan, serta Gorontalo.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan, penghargaan ini merupakan puncak prestasi bagi wilayah atau daerah yang menyelenggarakan pemerintah dengan baik.

Baca Juga :  Satu-Satunya di Karanganyar, SMA Ini Punya Kelas Unggulan 2 Tahun Lulus. Kasihan Murid Jenuh Kelamaan di Rumah, 432 Siswa Langsung Dimasukkan Untuk Ikuti Orientasi Sekolah

“Ini merupakan puncak pengharaagn tertinggi dan semua kepala daerah sangat berharap meraih penghargaan ini,” kata bupati, Jumat (19/07/2019).

Dijelaskan bupati tolok ukur penilaan penghargaan ini, salah satunya evaluasi yang dilakukan  dari berbagai lintas sektor. Komponen penilaian juga ada rekomendasi dari aparat penegak hukum.

“Atas prestasi ini, Karanganyar mendapatkan stimulus berupa dana insentif yang akan kita gunakan untuk pembangunan daerah,” jelas bupati.

Sementara itu, anggota Komisi D DPRD Karanganyar, Endang Muryani, meminta Pemkab agar tidak merasa puas atas penghargaan ini, dan terus berbenah meningkatkan kualitas pelayanan publik dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Gandeng Mitra Internasional, FKIP UMS Kembangkan Sekolah Penggerak di MIM Mojogedang Karanganyar,

Menurut analisanya, selama ini penegentasan kemiskinan yang digulirkan Pemkab masih banyak belum tepat sasaran.

“Pada intinya kami mengapreasiasi atas keberhasilan ini. Sebagai catatan saja, keberhasilan ini jangan membuat pemerintah daerah berpuas diri. Tapi harus tetap terus berbenah meningkatkan kualitas pelayanan publik dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Karanganyar. Pelayanan kesehatan dan pendidikan juga masih mendapat keluhan dari masyarakat. Dan yang terpenting, persoalan pengentasan kemiskinan yang masih juga belum terselesaikan,” tegasnya. Wardoyo