loading...
Loading...
Tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Hingga Senin (1/7/2019) kemarin, baru ada sebanyak 93 orang yang mendaftarkan sebagai calon pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Padahal, menurut Ketua Panitia Seleksi (Pansel) KPK, Yenti Garnasih, pendaftaran capim KPK akan ditutup pada 4 Juli.

“Tadi (kemarin-red) sore jam 16.0 WIB, 93 orang telah mendaftar, yang didominasi dosen dan pengacara,” kata Yenti saat ditemui di Kantor Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), di Jakarta Pusat.

Yenti mengatakan 93 orang itu memiliki latar belakang beragam, yakni 22 orang berasal dari kalangan dosen, 20 dari advokat, dan dua orang dari kepolisian.

Baca Juga :  Isu “Germo” di BUMN, Erick Thohir: Kaum Wanita Harus Mendapat Proteksi

Selain itu, ada pula yang berlatar belakang perpajakan, pensiunan jaksa, hingga orang keuangan.

Angka ini masih jauh di bawah total pendaftaran tahap awal di tahun 2015 silam yang sebanyak 234 orang. Setelah diperpanjang, angkanya bahkan melonjak hingga lebih dari 400 orang.

Meski masih jauh dari tahun 2015, Yenti optimistis jumlah pendaftar akan melonjak. Untuk hari ini saja, jumlah pendaftar mencapai 22 orang. Yenti mengatakan opsi perpanjangan waktu pendaftaran tetap terbuka.

Baca Juga :  12 Pegawai KPK Mundur Hampir Bersamaan, Agus Rahardjo: Mereka Menolak Jadi ASN

“Kami tidak hanya melihat kuantitas, kalau dari kualitas sudah cukup tidak diperpanjang,” kata Yenti.

www.tempo.co

Loading...