JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kecelakaan Maut Truk Gandeng VS Motor di Purwosuman Sragen. Pemotor Asal Karangmalang Ditemukan Tewas Mengenaskan 

Ilustrasi petugas Polres dan PMI Sragen saat mengevakuasi korban laka tewas terlindas truk. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Petugas PMI Sragen dan Unit Laka Polres saat mengevakuasi jasad korban kecelakaan motor dan truk gandeng di jalan raya Sragen-Solo, Purwosuman, Sidoharjo, Sabtu (20/7/2019) siang. Foto/Istimewa

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Sragen-Solo tepatnya di wilayah Purwosuman, Sidoharjo, Sragen, Sabtu (20/7/2019) siang.

Seorang pemotor ditemukan tewas mengenaskan setelah tertabrak truk gandeng.

Data yang dihimpun JOGLOSEMARNEWS.COM , kecelakaan terjadi sekitar pukul 12.25 WIB.

Dari data yang diterima saat proses evakuasi, korban tewas diketahui bernama Eko Slamet Riyadi. Pria berusia 30 tahun itu diketahui berasal dari Dukuh Lembahbang RT 027, RW 005, Plosokerep, Karangmalang, Sragen.

Baca Juga :  Ini Identitas 2 Korban Kecelakaan Maut di Kadipiro Solo, Asal Gemolong dan Sumberlawang, Polisi Masih Selidiki Truk yang Kabur

Belum diketahui jenis sepeds motor yang dikendarai korban. Pun dengan identitas pengemudi truk gandeng warna merah yang merenggut nyawa Eko.

Menurut has visum dari petugas, korban meninggal dengan kondisi luka parah bagian kepala dan kaki kanan.

Berdasarkan keterangan saksi mata di lapangan, saat dievakuasi, korban sudah ditemukan terkapar di dekat sepeda motornya yang tergetak di dekat roda truk bagian belakang.

Baca Juga :  Hasil Olah TKP Kecelakaan Maut di Plupuh, Kasat Lantas Sragen Ungkap Kondisi Sopir Truk Saat Gasak Bocah dan Ibu Anak Hingga Tewas di Plupuh

“Satu korban pengendara motor meninggal dunia. Tim dari PMI dan Unit Laka Polres tadi langsung datang melakukan evakuasi. Jasad korban kami bawa ke RSUD dengan ambulans PMI,” papar Kepala Markas PMI Sragen, Wahdadi saat dikonfirmasi, Sabtu (20/7/2019).

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum bisa dimintai keterangan. Wardoyo