loading...
Loading...
Wedding Corner The Sunan Hotel Solo yang dilaunching pada Rabu, 5 September 2018 lalu. Dok The Sunan Hotel Solo

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pasar Wedding menunjukkan geliat pertumbuhannya usai perayaan Idul Fitri 2019 terlampaui. Salah satunya terlihat dari “persaingan” tren pernikahan di perhotelan.

Hotel berlomba-lomba menghadirkan paket pernikahan one stop service untuk mempermudah calon pengantin untuk mewujudkan cara pernikahannya. Menurut Food and Beverage Sales Manager The Sunan Hotel Solo, Natalia Susana, geliat wedding di 2019 mulai tumbuh di pertengahan tahun.

“Dibandingkan dengan tahun sebelumnya dalam periode yang sama memang menurun karena beberapa faktor, salah satunya tahun politik yang terjadi di April. Evaluasi semester I di 2019 sudah ada 20 wedding yang terjadi. Kemudian memasuki semester II ini sudah cukup banyak yang on hand,” paparnya, Selasa (30/7/2019).

Baca Juga :  Berpotensi untuk Pencucian Uang, BPR Perlu Waspadai Keraton Abal-abal

Natalia menambahkan, konsep pernikahan di The Sunan Hotel sendiri didominasi dengan adat Jawa. Hal ini menunjukkan bahwa masih banyak masyarakat yang memegang prosesi Jawa untuk pernikahan.

“The Sunan Hotel Solo terus memberikan pilihan paket pernikahan yang berbeda, salah satunya dengan pilihan honeymoon atau umroh,” terangnya.

Sementara itu, Marketing Communication Manager KSPH Solo, Tia Kristiyanti mengatakan hal senada. Dikatakan Tia, di semester I hanya kosong di bulan Ramadan saja, selebihnya selalu ramai di hari Sabtu dan Minggu. Evaluasi dari semester I 2019 sudah ada 20 wedding yang dihandle di KSPH.

Baca Juga :  Muktamar Muhammadiyah ke- 48 Masih Juli 2020, Kamar Hotel di Solo Raya Sudah Full Booked

“Memasuki semseter II kami optimis mampu mengejar target 55 wedding selama satu tahun. Memasuki semester II ini sudah ada 18 wedding yang booking hingga akhir tahun. Dan kuota tersebut masih bisa bertambah seiring dengan berjalannya waktu hingga akhir tahun,” ujarnya. Triawati PP

Loading...