loading...
Loading...
Ilustrasi warung makan dengan menu rica guguk yang tak lain merupakan daging anjing. Sumber/Youtube

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM- Pemkab Karanganyar menyatakan sudah membentuk tim khusus untuk mengecek kondisi pedagang sate atau rica anjing. Selain itu mereka juga akan ditugaskan untuk merazia anjing liar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono kepada wartawan mengatakan tim khusus itu terdiri dari Disnakkan, Satpol PP, DKK Karanganyar, dan lainnya.

Baca Juga :  Komposisi DPRD Karanganyar 2019-2024, PDIP Masih Terkuat Golkar Mengancam. Berikut Rekap Lengkap Perolehan Kursi Parpol di Karanganyar! 

“Ya, tugas mereka mengunjungi dan mengecek rumah untuk mengetahui kondisi keluarga pemilik usaha sate jamu,” papar Bupati.

Tim terpadu itu akan diterjunkan ke rumah para pedagang. Mereka akan membantu mencari solusi agar beralih usaha.

Baca Juga :  KPU Karanganyar Tegaskan Tak Akan Melantik Anggota DPRD Terpilih Jika Tak Menyerahkan Laporan Ini Maksimal 7 Hari Setelah Penetapan

“Termasuk merazia anjing liar,” katanya.

Pemkab juga sudah menyiapkan raperda agar penutupan warung sate dan rica anjing memiliki landasan hukum yang kuat.

“ Nantinya raperda tidak hanya anjing, larangan itu juga berlaku bagi hewan yang dilindungi ,” pungkasnya. Wardoyo

Baca Juga :  Di Atas Gunungan Sampah, Lalat dan Bau Menyengat, Puluhan Pemulung di Karanganyar Tunjukkan Nasionalisme Lewat Upacara HUT RI. Berharap Pemerintah Lebih Memperhatikan 
Iklan
Loading...