loading...
Foto/Humas

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Pemerintah Kabupaten Karanganyar dinobatkan sebagai Juara Umum Pengelolaan Baznas terbaik di Jawa Tengah.

Pengukuhan sebagai juara umum dan patut menjadi percontohan itu diberikan Baznas Propinsi Jawa Tengah setelah menyabet empat kategori dalam ajang Awards Baznas 2019 di gedung Gradhika Bhakti Praja Komplek Kantor Gubernur Selasa (30/7/2019) malam.

Empat  kategori tersebut adalah (1) dukungan sarana prasarana sekretariat, (2) Penghimpunan Zakat Infak Sodaqoh, (3) dukungan Kepala Daerah dalam kemajuan Baznas, dan (4) Pembentukan Unit Pengempul Zakat (UPZ).

“Saya ucapkan selamat kepada Kabupaten Karanganyar yang menjadi juara umum. Siap-siap Kabupaten Karanganyar akan menjadi tempat untuk studi banding pengelolaan baznas dari berbagai daerah,” papar Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat memberikan sambutan dalam Baznas Award 2019.

Baca Juga :  Update Corona Karanganyar Terbaru Hari Ini, Jumlah ODP Tambah 39 Orang Jadi 169 Orang. 3 Pasien Baru PDP Dongkrak, Jumlah PDP Jadi 14 Orang!

Dia menabahkan ajang awards Baznas 2019 ini menjadi inspirasi Kabupaten dan Kota lain untuk mengelola baznas dengan baik. Sebab baznas di Jawa Tengah ini ikut membantu menurunkan angka kemiskinan.

Telah banyak yang dilakukan oleh Baznas Jawa Tengah untuk kesejahteraan masyarakat, yakni memberikan bantuan tempat ibadah, sarana pendidikan dan memberikan insentif guru keagamaan.

“Bahkan, rumah tidak layak huni kini telah dibantu oleh Baznas menjadi rumah layak huni dan rumah sehat. Bukan itu saja, Baznas juga memberikan pelatihan dan bantuan modal usaha untuk menurunkan angka kemiskinan,” imbuh orang nomor satu di Jawa Tengah tersebut.

Baca Juga :  Siap-siap, Mulai Besok Pemkab Karanganyar Sediakan 500 Paket Nasi Bungkus untuk Tukang Becak dan Driver Ojol. Dibuka Jam 11.00 WIB, Ini Lokasinya!

Ke depan, pihaknya akan membuat pusat strategis baznas. Yakni bagaimana pengelolaan baznas, pembentukan indeks zakat nasional yang memberikan kesamaan, regulasi dan rasionalitas yang dapat dipertanggungjawabkan.

Sehingga pengelolaan zakat dapat terpercaya.

“Saya yakin, Jawa Tengah bukan yang pertama tapi akan menjadi yang terbaik,” tandas Gubernur. Wardoyo