loading...
Loading...
Ilustrasi kawanan kera

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Warga di dua dukuh di wilayag Desa Pelemgadung, Karangmalang dihebohkan dengan kemunculan kera liar dalam beberapa hari terakhir. Setidaknya dua hingga tiga ekor kera liar mendadak muncul dan meneror warga.

Kera-kera itu muncul pada saat-saat tertentu dan kemudian menyerang warga. Tak pelak, kemunculan kera liar itu membuat resah warga.

Data yang dihimpun dari lapangan, serangan kera liar itu muncul di Dukuh Karangtanjung RT 06 A/3, Desa Pelemgadung dan Dukuh Pojok RT 05/3, Desa Pelemgadung yang lokasinya memang berdekatan.

Sejumlah warga Dukuh Pojok menuturkan ada 2 sampai 3 ekor kera liar yang belakangan menampakkan diri di wilayah setempat. Kera itu berada di pohon bambu di pinggir sungai dekat permukiman warga.

“Kera liar itu menampakkan diri pada saat saat tertentu. Munculnya nggak tentu dan tiba-tiba, itu yang mengagetkan warga. Karena sepertinya mau menyerang. Ada sekitar tiga ekor. Pernah muncul kera yang besar dan mengejar warga yang sedang menebang pohon bambu di lokasi tersebut,” ujar Siti, warga setempat Rabu (31/7/2019).

Baca Juga :  Sarang Tawon Vespa di Sragen Kian Merajalela. Di Gunung Kemukus Sarang Makin Membesar Bikin Gusar, di Tanon Satu Nenek Juga Tersengat 

Aksi kera liar itu juga membuat ketakutan warga di Dukuh Karangtanjung. Mereka resah kalau warga lengah dan kera liar itu kelaparan maka bisa memasuki rumah penduduk dan menyerang warga.

Bahkan salah satu warga Karangtanjung, Suwono (57) sempat ketakutan lantaran dikejar dan hendak diserang kera liar itu meski akhirnya berhasil menyelamatkan diri.

Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kapolsek Karangmalang AKP Mujiono mengatakan pihaknya sudah menerima laporan itu dan sudah menerjunkan bhabinkamtibmas setempat untuk melakukan patroli di wilayah kejadian.

Baca Juga :  Kasus Dugaan Skandal Selingkuh Hingga Hamil di Jenar Sragen, Polisi Bakal Periksa Oknum Bayan di Ngepringan 

Menurutnya, sejauh ini memang belum ada kerusakan atau korban yang diserang.

Meski demikian, pihaknya tetap mengimbau warga berhati-hati dan waspada. Yakni dengan menghindari beraktivitas atau melintas di dekat lokasi rumpun bambu yang sering menjadi lokasi kemunculan kera.

“Imbauan kami tetap hati-hati. Kalau bepergian, rumah dikunci,” terangnya. Wardoyo

 

Loading...