loading...
Loading...
Sembilan wajah baru DPRD Sragen periode 2019-2024. Foto kolase/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Sekian lama dinanti, KPU Sragen akhirnya menetapkan 45 nama calon anggota (Caleg) DPRD Kabupaten Sragen terpilih periode 2019-2024 hasil Pileg 2019. PDIP kembali mengukuhkan diri sebagai partai penguasa dengan raihan 13 kursi.

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyodok ke urutan kedua dengan raihan 7 kursi disusul Golkar dan PKS yang sama-sama meraih 6 kursi.

Hasil itu terungkap dari Rapat Pleno Terbuka Penetapan Perolehan Kursi Parpol dan Calon Terpilih Anggota DPRDD Kabupaten Sragen 2019 yang digelar di KPU Sragen, Jumat (9/8/2019).

Rapat pleno dipimpin langsung oleh Ketua KPU Sragen, Minarso dengan dihadiri unsur Forkompida, perwakilan partai politik, Bawaslu dan instansi terkait.

Dari perhitungan dan penetapan perolehan kursi, komposisi DPRD Sragen lima tahun ke depan masih didominasi wajah lama. Hanya 9 nama yang terbilang baru dan berhasil menerobos ketatnya persaingan di Pileg 2019.

Baca Juga :  Ditelepon Tak Diangkat, Sopir Roti Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Mobilnya Terparkir di Wilayah Sumberlawang 

Berdasarkan hasil pleno KPU, sembilan wajah baru itu masing-masing 4 dari PDIP, 2 dari PKB, 2 dari Demokrat, dan 1 dari Nasdem.

Tiga dari sembilan nama itu adalah legislator perempuan muda usia dengan paras memesona.

Sembilan wajah baru itu masing-masing Heru Waluyo, Eko Muji Suharto, Suyanto dan Wulan Purnama Sari dari PDIP. Wulan yang notabene istri Ketua DPC PDIP, bahkan meraup suara tertinggi se-Sragen dengan 12.112 suara.

Kemudian dua legislator muda asal PKB, Aldilah Kulsum dan Bahrul Mustawa juga sukses menerobos pertarungan untuk menduduki kursi empuk di gedung rakyat barat Kodim Sragen.

Dua wajah baru lainnya datang dari Demokrat. Mantan Kades Pendem, Hardiyana dan legislator cantik, Asita, menjadi pendatang baru dari Partai Demokrat.

Satu nama terakhir dari Nasdem, Tono, melengkapi sembilan pendatang baru yang akan duduk di DPRD Sragen periode 2019-2024.

Baca Juga :  Siswi SMA Sukodono Yang Lahirkan Bayi Hingga Tewas, Terancam Ikut Terseret Jadi Tersangka. Kapolres Sebut Ini Syaratnya!

Ketua KPU Sragen, Minarso mengatakan tidak ada keberatan yang diajukan saksi parpol. Juga disampaikan bahwa Partai Berkarya tidak diikutsertakan dalam perhitungan dikarenakan tidak menyerahkan laporan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye (LPPDK) ke KPU.

“Setelah ini, hasil pleno segera disampaikan ke Gubernur melalui bupati. Hasil Rapat Pleno kemudian segera diteruskan untuk digelar pelantikan anggota DPRD yang baru,” papar Minarso. Wardoyo

Loading...