JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Gubernur Ganjar Sebut BKK Kalah Cepat Dengan Rentenir Dalam Menarik Nasabah! 

Foto/Humas
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Foto/Humas

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo meminta PT BKK Jateng bisa menjadi solusi atas persoalan ekonomi di masyarakat.

Ganjar meminta BKK bisa lebih cepat dari rentenir. Hal itu disampaikan saat memberikan pembinaan pengurus PT BKK Jateng di Dewangsa Lor Inn Colomadu, Senin (12/08/2019).

Ganjar menyebut banyak hal yang dapat dilakukan oleh PT BKK Jateng menjadi bank yang sehat dan besar. Ia juga meminta agar kehadiran PT BKK bisa ikut menyelesaikan persoalan-persoalan di masyarakat bawah.

“Saya minta persoalan di level bawah dibereskan dengan inovasi dan produk-produk PT BKK Jateng. Persoalan di desa-desa, UKM, pedagang kaki lima, pedagang pasar, petani, nelayan dan sebagainya. Persoalan perumahan dan seni budaya juga harus mendapat perhatian,” paparnya.

Baca Juga :  Usai Antar Teman Perempuannya Kencing di Semak-Semak Gunung Lawu, Pendaki Muda Langsung Hilang Lalu Ditemukan Jadi Mayat

Dalam sambutannya, ia juga mengatakan BKK memiliki kompetitor yaitu rentenir. Rentenir dinilai punya kecepatan untuk menarik nasabah.

“Hal itu menjadi kelemahan BKK yang tidak bisa cepat dalam menarik nasabah,” terangnya.

Namun, ia memandang BKK memiliki kelebihan sebagai Bank milik Pemda yang memiliki data pasar bidang sector informal yang mampu dijadikan nasabah seperti pedagang kaki lima, pedagang pasar dan tukang parkir.

Baca Juga :  Sebut Ada Pemaksaan Gamblang, Eks Ketua PSSI Karanganyar Desak Bupati Bekukan Kepanitiaan Kongres. Ketua Panitia Kekeh Kongres Jalan Terus No Problem

Sehingga Ganjar berharap BKK mampu menggunakan metode tersebut untuk menarik nasabah dengan cepat.

Pembukaan pembinaan pegawai BKK jateng juga diisi dengan sesi tanya jawab dari pegawai BKK yang langsung dijawab oleh gubernur jawa tengah yang berkaitan dengan peningkatan BKK.

Gubernur berharap agar pegawai BKK siap dalam menghadapi segala tantangan.

“BKK harus mampu memanfaatkan peluang untuk mempromosikan program BKK di kelompok yang memiliki potensi tapi ada masalah dan memberikan solusi dari masalah itu,” tandasnya. Wardoyo