loading...
Loading...
Peresmian ATM KIA oleh Bupati Sragen. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Inovasi pelayanan publik pelayanan dokumen administrasi kependudukan (Adminduk) lewat program sedina mesti dadi (Semedi) yang diluncurkan Dispendukcatpil Sragen berbuah hasil. Inovasi itu masuk 20 besar dalam kompetisi inovasi pelayanan publik (KIPP) Jawa Tengah Tahun 2019.

Hasil itu diraih usai melewati 40 besar dan menyisihkan inovasi lain dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Kepala Dispendukcatpil Sragen, Haryatno Wahyu L Wiyanto mengatakan pelayanan Semedi semula masuk 40 besar. Setelah dilakukan penilaian, lalu masuk babak 20 besar yang akan dinilai untuk menjaring 10 besar.

“Hari Rabu kemarin, sudah dilakukan penilaian dari KIPP Jateng. Harapannya bisa lolos 10 besar. Karena dari 20 besar itu nantinya akan diambil top ten atau 10 besar inovasi terbaik di Jateng,” paparnya didampingi Sekdin, Wahana Wijayanto kemarin.

Baca Juga :  Blak-blakan, Ketua Penghulu Sragen Ungkap Satu Buku Nikah Bisa Laku Rp 20 Juta. Sebut Biasanya Untuk Pehobi Nikah Siri dan Kumpul Kebo 

Inovasi pelayanan Semedi yang masuk penilaian KIPP itu mencakup pelayanan yang dilakukan Dispendukcatpil Sragen. Mulai dari pelayanan Semedi pembuatan KK online di RSUD lewat Barata maupun pelayanan surat kematian lewat program Pawarta.

Termasuk juga program inovasi kekinian yakni pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA) online yang dilakukan lewat ATM KIA. Kemudian program penerbitan KTP bagi pensiunan PNS lewat program Lapur Kakak berkoordinasi dengan BKPP.

Dalam 20 besar, Semedi Diapendukcatpil Sragen akan bersaing dengan 19 inovasi unggulan se-Jateng. Inovasi itu berasal dari 16 daerah. Termasuk 3 inovasi dari Pemprov, 10 kabupaten dan 3 kota yakni Solo, Tegal dan Semarang.

Baca Juga :  Kasus Dugaan Skandal Selingkuh Hingga Hamil di Jenar Sragen, Polisi Bakal Periksa Oknum Bayan di Ngepringan 

“Lomba inovasi ini penyelenggaranya Jaringan Inovasi Pelayanan Pubblik (JIPP) Provinsi Jateng,” tandasnya. Wardoyo

Loading...