JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kecelakaan Tragis di Gemolong Sragen, Pasutri PNS Digasak Mobil Misterius Yang Melaju Ugal-ugalan. Mobil Langsung Ngacir Usai Menabrak 

Ilustrasi kecelakaan Maut. Dok/JSnews
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Ilustrasi kecelakaan. Dok/JSnews

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Kecelakaan tragis menimpa pasutri di Sumberlawang, Sragen. Mereka menjadi korban tabrak lari mobil tak dikenal yang ugal-ugalan saat melintas di Jalan Solo-Purwodadi KM 26 tepatnya di Purworejo,Gemolong, Sragen.

Korban diketahui berboncengan dengan sepeda motor Honda Supra AD 3767 BBE. Pengendara pria diketahui berprofesi sebagai PNS, bernama Rasiyo asal Dukuh Pendem RT 13, Pendem, Sumberlawang. Dia memboncengkan istrinya, Harsih.

Data yang dihimpun di Mapolres Jumat (16/8/2019), kecelakaan itu terjadi dua hari lalu sekira pukul 13.00 WIB.

Baca Juga :  Kecelakaan Maut Truk Tewaskan 3 Orang di Plupuh Sragen. Gasak Bocah Main Sepatu Roda Lalu Tabrak Pohon Kemudian Timpa Ibu dan Anak Hingga Semua Meninggal Dunia

Menurut kesaksian warga, kecelakaan bermula ketika korban melaju dari arah Gemolong menuju Sumberlawang.

Sesampai di lokasi kejadian, mobil tak dikenal melaju dari arah berlawanan. Mobil melaju agak kencang dan memakan jalur lawan. Karena jarak sangat dekat, mobil yang melaju kencang itu menyerempat motor korban.

Senggolan itu membuat korban terjatuh berikut motornya. Tragisnya, usai menabrak, mobil misterius itu justru ngacir seolah tak bersalah.

Baca Juga :  Terungkap, 5 Pasien Positif Covid-19 Sragen Yang Sembuh Berasal dari 4 Kecamatan. Total Sudah 38 Sembuh, 11 Pasien Masih Dirawat dan Satu Meninggal Dunia

Korban dan istrinya tergeletak luka parah, lalu ditolong oleh warga. Rasiyo mengalami luka patah lada jari kaki kanan sedang istrinya patah pada jari kelingking kaki kanan.

Korban kemudian dilarikan untuk mendapat perawatan medis. Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasubag Humas AKP Agus Jumadi membenarkan laporan kecelakaan tabrak lari tersebut.

Menurutnya kasus itu sudah ditangani oleh penyidik. Wardoyo