JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kisah Teman Makan Teman, Disuruh Nyopiri Malah Menikam Dari Belakang. Pelaku Akhirnya Diringkus Polsek Gemolong Sragen 

Tersangka dan mobil yang dibawa kabur. Foto/wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Tersangka dan mobil yang dibawa kabur. Foto/wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Nasib apes menimpa seorang warga Purbalingga, Sato alias Samin (29). Buruh asal Dukuh Karangcegak RT 23, Kutasari, Purbalingga itu harus mengalami nasib apes ditipu teman sendiri.

Temannya bernama Maulana Muzaky Alamsyah (22) asal Cilapar, Kaligondang, Purbalingga itu nekat menikam dari belakang saat dipercaya untuk mengantarnya jagong ke Malang, Jatim.

Disewa untuk mengemudi, pemuda itu malah tega menggondol mobil yang dirental oleh korban. Tragisnya, pelaku meninggalkan korban sendirian di depan Alfamart Dukuh Sidomulyo RT 02, Kelurahan Ngembatpadas, Kecamatan Gemolong, Sragen.

Baca Juga :  Innalillahi, Kakek 77 Tahun PDP Corona Asal Gemolong Sragen Meninggal Dunia. Jadi Korban Meninggal ke-25, Begini Riwayatnya!

Kasus teman makan teman itu terungkap ketika korban melapor ke Polsek Gemolong, Kamis (8/8/2019). Di hadapan personel Polsek, korban melaporkan ulah pelaku yang menggondol mobil Daihatsu Granmax bernopol R 8763 TC  beserta STNK. Mobil itu disewa oleh korban untuk jagong ke Malang, Jatim.

“Kronologinya, awalnya korban meminta tolong pelaku yang juga temannya itu untuk ngantar jagong ke Malang. Korbam menyewa mobil dan pelaku diminta mengemudi. Sampai di Alfamart Gemolong, pelaku menyuruh korban turun beli rokok, tapi kemudian pelaku ditinggal dan mobil dibawa kabur,” papar Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kapolsek Gemolong, AKP I Ketut Putra, Sabtu (10/8/2019).

Baca Juga :  Ini Identitas 2 Korban Kecelakaan Maut di Kadipiro Solo, Asal Gemolong dan Sumberlawang, Polisi Masih Selidiki Truk yang Kabur

Aksi licik pelaku diketahui ketika korban kaget setelah keluar dari Alfamart dan mendapati pelaku serta mobil yang dirental sudah tak ada. Saat dikontak, nomor HP pelaku juga tak bisa dihubungi.

Dalam kondisi panik, korban yang merasa sudah ditipu, nekat melapor ke Polsek. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian Rp 95 juta.

“Pelaku kami tangkap di Wonosobo berikut mobil yang digondolnya. Saat ini sudah diamankan di Mapolsek,” tandasnya. Wardoyo