JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Makin Nekat, Sumur Sibel Pamsimas Desa Gawan Sragen Juga Dibobol Maling. Polres Imbau Tambah Pengamanan 

Ilustrasi komplotan pencuri
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Ilustrasi komplotan pencuri

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Aksi pencurian kembali terjadi di Sragen. Kali ini, mesin pompa air sibel untuk sumur Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) di Desa Gawan, Kecamatan Tanon, Sragen dibobol maling.

Ironisnya, lokasi sumur sibel untuk Pamsimas itu berada di Pasar Gawan yang notabene tak pernah sepi dari aktivitas warga. Bahkan, di pasar itu hampir tiap malam juga banyak orang yang nongkrong di warung HIK.

“Hilangnya sekitar tiga hari lalu. Lokasi sibelnya di sebelah timur kompleks pasar. Padahal hampir tiap malam, warung HIK di pasar itu juga ramai. Lalu lokasinya juga dekat jalan raya,” papar salah satu Ketua RT di Gawan, Sutarno, Sabtu (3/8/2019).

Baca Juga :  Terus Mengganas, Kasus Covid-19 Sragen Tambah 5 Orang, 2 Orang Meninggal Dunia. Total Sudah 93 Kasus Positif, 160 Suspek dan 556 Harus Isolasi Mandiri

Ia menuturkan sumur sibel itu digunakan untuk menyuplai kebutuhan air bersih warga di Desa Gawan sebelah utara. Akibat kejadian itu, suplai air memang sempat terganggu.

Namun dari pihak desa kemudian segera bertindak dan membelikan kembali mesin sibel sehingga suplai air bisa kembali berfungsi.

Terpisah, Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasubag Humas AKP Agus Jumadi mengimbau kepada pemilik sumur sibel, sanyo atau pompa air yang dipasang di lokasi yang jauh dari pantauan, agar lebih waspada dan meningkatkan pengamanan.

Baca Juga :  Kades Tegaldowo Gemolong Positif Covid-19, Balai Desa Langsung Lockdown 10 Hari. Pelayanan Ditutup Total, Semua Perangkat Desa Diswab!

Salah satunya dengan menambah pengamanan dengan dicor atau diberi alat pelindung agar menekan celah tindak kejahatan yang ingin mencuri.

“Kalau ada kejadian atau pencurian, silakan dilaporkan ke aparat terdekat. Agar bisa ditindaklanjuti dan dilakukan penyelidikan. Kalau didiamkan atau dibiarkan tanpa laporan, nanti pelaku akan merasa aman sehingga terus beraksi,” paparnya. Wardoyo