JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sukoharjo

Modus, Ada Grup Arisan Fiktif via WA di Sukoharjo, Ada Korban yang Sampai Tertipu Ratusan Juta Rupiah

Ilustrasi | joglosemarnews.com
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

ilustrasijs uang
Ilustrasi | JOGLOSEMARNEWS.COM

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Ini peringatan bagi warga untuk tidak gampang percaya dengan tawaran arisan sembarangan. Pasalnya sudah ada korban yang terjerat jaring arisan fiktif ini di Sukoharjo.

Fakta itu diungkapkan Kasatreskrim Polres Sukoharjo, AKP Gede Yoga Sanjaya mewakili Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi. Satreskrim Polres Sukoharjo berhasil mengamankan TR (29), warga Kelurahan Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo.

Baca Juga :  Ini Lho Sebaran Kasus Aktif COVID-19 Per Kecamatan di Sukoharjo, Ternyata Tidak Ada Perubahan Data Baik Kasus Baru Meninggal Maupun Sembuh Dibandingkan Hari Sebelumnya

“TR diduga membawa kabur uang arisan kelompoknya,” Kamis (29/8/2019).

Dia membeberkan, TR membuat beberapa kelompok arisan bulanan. Arisan itu diduga fiktif melalui aplikasi Whatsapp (WA). Setelah pengundian, TR justru kabur dengan membawa uang arisan tersebut.

“TR kami tangkap di daerah Banaran, Grogol, Sukoharjo. Ketika itu dia dalam perjalanan bersama temannya,” terang dia.

Baca Juga :  Dalam 2 Hari Jumlah Pasien Sembuh dari Corona di Sukoharjo Meroket 178 Orang, Namun Pasien Meninggal Tambah 3 dan Kasus Baru Melonjak 74 Buah

Tertangkapnya TR berawal saat, Polresta Solo dan Polres Sukoharjo mendapatkan laporan tentang arisan fiktif yang dijalankan TR. Ada korban yang melapor ke Polres Sukoharjo atas dugaan arisan fiktif itu. Korban mengalami kerugian hingga Rp 149 juta. Aria/Polres Sukoharjo