JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sukoharjo

Waduh, Korban Arisan Online Fiktif Sukoharjo Masih Terus Bertambah. Simak Penjelasan Kepolisian Berikut

Kapolres AKBP Iwan Saktiadi. Humas Polres Sukoharjo
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

Kapolres sukoharjo
Kapolres AKBP Iwan Saktiadi. Humas Polres Sukoharjo

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Korban arisan online fiktif yang dimotori TR (29), warga Kelurahan Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, kemungkinan besar masih terus bertambah.

Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi mengungkapkan hal itu Jumat (30/8/2019). Perwira menengah itu menjelaskan arisan ini menjaring banyak orang.

Sebelumnya, TR dilaporkan oleh UG ke Polres Sukoharjo. UG, ujar Kapolres merasa dikelabuhi oleh arisan online fiktif yang dikerjakan TR.

Baca Juga :  Pasien Meninggal Positif COVID-19 di Sukoharjo Bertambah 3 Orang, Kasus Baru Bertambah 23 Lagi

Sehingga TR beberapa waktu lalu diamankan jajaran Polres Sukoharjo saat sedang dalam perjalanan di daerah Banaran, Grogol, Sukobharjo.

“Setelah penangkapan TR, ada korban lain yang menghubungi saya,” kata dia.

Pihaknya mengaku masih melakukan pendalaman terhadap kasus itu. Pihaknya belum menetapkan pasal yang dijeratkan, apakah penipuan atau ITE.

Baca Juga :  8 Orang Meninggal Karena COVID-19 di Sukoharjo Dalam 2 Hari, Kasus Baru pun Bertambah 88 Lagi Hingga Tembus Angka 1.711

Fakta lainnya, terang dia, sejumlah korban arisan online fiktif ini sudah melaporkan TR di Polresta Surakarta.
Pihaknya akan berkoordinasi dengan Polresta Surakarta, dan Polres se-Surakarta jika ada warga yang melapor atas arisan fiktif itu. Aria/Polres Sukoharjo