JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

4 Hari Jelang Pilkades, Puluhan Cakades Petahana Diam-diam Sowan Bupati dan Minta Doa Restu di Pendapa Rumdin

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Empat hari menjelang pelaksanaan Pilkades serentak, sedikitnya 70an calon kepala desa berlabel petahana di Sragen diam-diam dikabarkan menghadap bupati di Pendapa Rumdin Bupati, Minggu (22/9/2019) pagi.

Mereka meminta doa restu ke bupati yang disambut dengan pernyataan bupati yang merestui dan meminta agar semua menjaga kondusivitas agar Pilkades berjalan adem ayem di wilayah masing-masing.

Kabar yang dihimpun dari berbagai sumber, puluhan cakades petahana itu datang dengan bersama pengurus forum komunikasi kepala desa (FKKD) Kabupaten Sragen.

Puluhan cakades dan pengurus FKKD itu bertemu dengan bupati di Rumdin sekitar pukul 09.30 WIB. Mereka dipimpin oleh Ketua FKKD, Siswanto yang didaulat memimpin sementara lantaran Ketua FKKD yang juga Kades Gawan, Sutrisna sudah purna dan juga maju Pilkades.

Baca Juga :  Kronologi Kecelakaan Maut Truk Tewaskan 3 Orang, Satu Bocah dan Ibu Serta Anaknya di Plupuh Sragen. Berawal dari Hindari Sepatu Roda Lalu Truk Nyasak dan Terguling

Hampir semua pengurus FKKD yang juga saat ini akan nyalon Kades turut hadir.

Selama hampir dua jam, bupati menerima kehadiran puluhan pengurus FKKD dan puluhan cakades petahana itu. Mereka intinya meminta doa restu akan maju ke Pilkades 26 September mendatang.

Namun tak ada yang mau dimintai komentar perihal agenda sowan minta restu bupati tersebut.

Saat dikonfirmasi wartawan, Ketua FKKD Sragen, Siswanto tak menampik agenda para calon Kades petahana ke pendapa Rumdin bupati tersebut. Menurutnya, FKKD hanya mengantar saja dan mengakomodasi keinginan para pengurus FKKD dan Cakades petahana.

“Inisiatifnya dari mereka. Kami (FKKD) hanya mengantar. Kami kira wajar karena bagaimana pun, selama ini mereka (petahana) pernah bergabung dan bekerja bersama bupati,” paparnya.

Baca Juga :  Diliputi Wajah Sedih, Keluarga 3 Korban Tewas Kecelakaan Maut Plupuh Sragen Terima Santunan Rp 150 Juta dari Jasa Raharja

Ia menambahkan di hadapan para cakades petahana, bupati memang memberikan doa restu. Bupati juga berpesan agar sabar dan yang terpenting semua menjaga suasana adem ayem dan kondusivitas di Pilkades desa masing-masing.

“Tadi spontanitas dari mereka. Nggak semua cakades petahana ikut dan yang longgar saja. Kalau FKKD hanya mengantarkan. Tadi juga dipesan karena jadi kepala desa tidak hanya jadi pemimpin tapi juga harus bisa mengatasi permasalahan di masyarakat,” tandasnya.

Di hadapan para calon petahana, bupati kemudian meminta doa juga karena siang tadi hendak mengembalikan berkas pendaftarannya maju sebagai bakal calon bupati Pilkada 2020 ke DPC PDIP Sragen. Wardoyo