JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Kasus WNA Pelaku Pembobolan Konter HP, Imigrasi Solo Akan Segera Deportasi Warga Pantai Gading Tersebut

surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Surakarta merasa kecolongan atas kejadian Warga Negara Asing (WNA) yang terjerat kasus pencurian di sebuah konter handphone di Nusukan Banjarsari beberapa waktu lalu. Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Surakarta merasa kecolongan atas kejadian Warga Negara Asing (WNA) yang terjerat kasus pencurian di sebuah konter handphone di Nusukan Banjarsari beberapa waktu lalu. Namun demikian, Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Surakarta, Said Ismail menegaskan WNA Pantai Gading (sebelumnya diberitakan WNA Nigeria-red) masuk ke Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Kendati demikian, Said memastikan akan mendeportasi WNA tersebut sesegera mungkin setelah dia menyelesaikan proses hukumnya.

“Karena siapapun WNA yang datang ke Indonesia, kalau melakukan kejahatan pidana dan harus berurusan dengan pihak kepolisian maka harus menyelesaikan proses hukumnya terlebih dulu. Segera setelah selesai langsung dideportasi dan kami akan memastikan WNA tersebut tidak akan pernah balik lagi ke Indonesia. Akan di black list,” ujarnya, Kamis (12/9/2019), saat ditemui di Kantornya.

Baca Juga :  Godog Calon Pasangan Gibran, Nama Teguh dan Purnomo Tak Ada, Siapa Masuk Kriteria?

Kendati demikian, Said menjelaskan sampai saat ini pihaknya belum bertemu dengan WNA tersebut. Hanya saja, berdasarkan informasi yang diperolehnya, WNA tersebut datang ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta bersama teman-temannya.

“Kemudian dibawa ke Solo. Namun kemudian dia ditinggalkan oleh teman-temannya. Tapi aneh juga jika memang demikian. Kami memang kecolongan. Tapi ke depan kami akan meningkatkan pengawasan agar tidak kembali terulang. Berdasarkan dokumennya sendiri, dia WNA Pantai Gading dan ijin tinggalnya sudah lewat hampir setahun. Dia diketahui memakai prosedur bebas visa. Dan dia menyalahi aturan,” tandasnya.

Baca Juga :  3 Terdakwa Kasus Perbankan Bank UOB Solo Dituntut 5 Tahun Penjara, Ini Harapan Korban Roestiana Dewi

Sebelumnya, jajaran Polresta Surakarta berhasil menangkap tersangka pencurian konter hp, beberapa waktu lalu. Tersangka merupakan WNA dan tengah menjalankan proses hukum akinat perbuatannya. Dalam penangkapannya, polisi juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai sekitar Rp 200.000, beberapa handphone berbagai merek dan satu unit laptop, serta linggis yang digunakan pelaku untuk membobol konter. Triawati PP