JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Siap-siap Petugas Sensus Penduduk Bakal Datangi Rumah-Rumah Warga. Sensus Digelar Mulai Februari 2020 

Kantor BPS Karanganyar. Foto/Wardoyo
Kantor BPS Karanganyar. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Sensus Penduduk (SP)akan kembali dilaksanakan pada tahun 2020 mendatang. Dalam SP yang dilakukan 10 tahun sekali tersebut akan menerapkan tiga metode.

Yakni sensus metode online, metode CAPI (computer-assisted personal interviewing) dan metode PAPI (paper and pencil interviewing).

Untuk pelaksanaan SP di Karanganyar, hanya menggunakan dua metode, yakni metode online dan CAPI.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Karanganyar Agustinus Hariyanto mengatakan SP 2020 menjadi sensus pertama yang mengombinasikan metode online dengan manual.

“Metode sensus yang dilakukan selama ini dengan mendatangi satu per satu warga. Untuk SP 2020, dilakukan dengan menggunakan metode kombinasi ini,” jelasnya, Jumat (20/09/2019).

Baca Juga :  Talud dari Dana Desa Dibangun Kerjabakti Bukan Padat Karya, Seorang Warga Desa Wonolopo Protes ke Desa. Kades Mengaku Kaget dan Tak Pernah Memerintahkan!

Agustinus menjelaskan, yang menjadi basis data BPS dalam melakukan sensus secara online adalah data kependudukan yang dimiliki oleh Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) melalui rekam data e-KTP.

Sensus secara online ini, ujarnya, akan dilaksanakan Februari-Maret. Nanti akan dibagikan lewat SMS blast, link website untuk update data kependudukan terkait sensus. Jika ada perubahan data kependudukan, bisa di-entry di website yang disiapkan.

Setelah sensus metode online berakhir, akan dihitung persentase masyarakat yang sudah mengisi data untuk sensus dan yang belum.

Baca Juga :  Apa Kabar Pembelajaran Tatap Muka di Karanganyar, Begini Pernyataan Terbaru Kadinas Pendidikan! 

“Langkah selanjutnya pada Juli, BPS akan melakukan sensus metode CAPI dan PAPI, untuk masyarakat yang belum mengikuti sensus secara online,” ujarnya.

Ditambahkannya, untuk sensus metodeCAPI, petugas sensus akan mendatangi rumah-rumah warga yang belum mengikuti sensus online, kemudian melakukan wawancara untuk keperluan cacah jiwa.

“Sensus metode CAPI ini, petugas akan melakukan wawancara terkait sensus dan meng-entry data melalui ponsel yang terkoneksi dengan server penerima data. Akhir dari pelaksanaan SP ini, akan diketahui, berapa jumlah penduduk laki-laki, perempuan, jenis pekerjaan seta jenjang pendidikannya,” pungkasnya. Wardoyo