JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Pendidikan

Bulan Bahasa, Hujan Kata Mutiara di SMP Negeri 8 Surakarta

Dok SMPN 8 Surakarta
loading...

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Peringatan Bulan Bahasa di SMP Negeri 8 Surakarta, Jumat (25/10/2019) berlangsung cukup unik.

Ketika para siswa kelas 7 sedang menjalankan kemah, maka para siswa kelas 8 dan 9 memperingati Bulan Bahasa dengan menulis kata-kata mutiara.

Sebagaimana dijelaskan Waka Humas SMPN 8 Surakarta, Sri Suprapti dalam rilisnya ke Joglosemarnews, sebelum menulis kata-kata Mutiara, para siswa melakukan jalan sehat dan senam.

Para siswa menulis kata-kata mutiara di halaman sekolah, selama kurang lebih satu jam pelajaran. Tanpa menghiraukan terik matahari, mereka terlihat antusias menulis.

Namun sebagian siswa tampak mencari tempat yang lebih nyaman di bawah pepohonan yang memang banyak tumbuh di halaman sekolah Adiwiyata tersebut.

Dalam salah satu pengantarnya, Kepala Sekolah Triad Suparman, M.Pd mengatakan bahwa kata-kata mutiara diperlukan ketika seseorang sedang dalam kondisi down.

“Kata-kata mutiara bisa membangkitkan semangat seseorang yang sedang down,” ujarnya.

Baca Juga :  SD Muhamamdiyah 1 Ketelan Surakarta Raih Akreditasi A

Dijelaskan Sri Suprapti, ide menuliskan kata-kata mutiara dalam peringatan Bulan Bahasa tersebut merupakan ide dari Wakil Kepala Urusan Kesiswaan, Wahyu Prihatin Sayekti, S.Pd.

Tema yang diusung dalam peringatan Bulan Bahasa tersebut adalah “Pemuda menyongsong era revolusi 4.0 dengan Rasa Syukur”.

Karena bersyukur adalah salah satu hal yang mungkin sebagian orang masih sulit melakukannya. Banyak orang yang merasa selalu tidak puas dengan apa yang telah dimilikinya.

“Hasil dari penulisan kata-kata mutiara ini nanti akan dijadikan buku kumpulan kata-kata mutiara dan disimpan di Perpustakaan sekolah. Agar setiap saat bisa dibaca oleh semua warga sekolah,” ujarnya.

Baca Juga :  Unisri Produksi Hand Sanitizer untuk Dibagikan Pada Masyarakat

Lebih lanjut Triad Suparman mengatakan, penulisan kata-kata mutiara di Bulan Bahasa tersebut merupakan implementasi Penguatan Pendidikan Karakter di kalangan siswa.

“Ada semacam harmonisasi antara olah raga dan olah rasa, serta melakukan pembiasaan literasi,” ujarnya. suhamdani