loading...
AKP Sugiyanto. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Polres Sragen menyebut setidaknya ada 16 titik yang akan menjadi lokasi penertiban lalu lintas dalam giat Operasi Zebra Candi 2019 yang akan digeber mulai Rabu (23/10/2019) hingga 5 November mendatang.

Meski demikian, operasi juga akan dilaksanakan serentak di jalur kecamatan yang ada di 20 Polsek.

Hal itu disampaikan Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasat Lantas AKP Sugiyanto seusai gelar pasukanOperasi Zebra Candi di Mapolres Rabu (23/10/2019).

Kasat mengungkapkan operasi zebra akan digelar selama 14 hari mulai 23 Oktober- 5 November mendatang.

Adapun sasaran operasi meliputi delapan poin pelanggaran yang rawan pemicu kecelakaan. Seperti tidak menggunakan helm SNI, melanggar rambu dan marka, melawan arus, pengendara di bawah umur, tidak menggunakan sabuk pengaman, melanggar batas kecepatan, mengendara dengan mengoperasikan HP, mengendara dalam kondisi mabuk dan penggunaan lampur sirine rotator atau strobo.

Untuk titik operasi, akan menyasar 16 titik dengan prioritas utama sepanjang kawasan tertib lalu lintas (KTL) jalur kota mulai dari pintu masuk kota sebelah barat, Beloran hingga pintu masuk timur di Nglorog.

Baca Juga :  Usai Tolak Rombongan Pengiring Manten Asal Mojosongo Solo, Pemdes Purwosuman Sragen Datangi 10 Warga Yang Baru Pulang dari Perantauan. Semua Diminta Periksa dan Karantina 14 Hari di Rumah

“Untuk wilayah KTL nanti prioritasnya di titik-titik rawan kecelakaan dan rawan pelanggaran. Tapi nanti operasinya nanti juga sampai ke jalur-jalur di kecamatan. Tujuan utamanya untuk meningkatkan ketertiban dalam berlalu lintas serta mengurangi angka kecelakaan,” paparnya.

Meski ditentukan 16 titik, akan tetapi waktu pelaksanaan operasi memang tidak diberitahukan. Bisa pagi, siang maupun sore hari. Operasi itu nantinya akan melibatkan 66 personel dari berbagai satuan fungsi.

Operasi juga akan melibatkan semua Polsek dengan kegiatan yang ditingkatkan. Khusus untuk titik operasi di Polsek, nantinya menyesuaikan permintaan Polsek terutama di titik mana yang sering terjadi kecelakaan maupun kemacetan.

“Termasuk nanti skala prioritas operasi malam hari mendasarkan kirka Intel. Misalnya pada malam minggu, di Alun-alun ada trek-trekan pakai motor brong, juga kita akan lakukan operasi,”  tandasnya.

Kasat berharap dengan operasi Zebra kali ini bisa menekan angka kecelakaan. Data terkini, menurutnya pada triwulan ketiga ini, jumlah kejadian Laka di Sragen sudah menurun di angka 93 kasus dengan 4 korban meninggal dunia.

“Untuk operasi zebra ini, nanti 100 persen penindakan. Dulu kan masih 60 persen penindakan, sekarang langsung ditindak (tilang),” tandasnya. Wardoyo

Baca Juga :  Terus Meroket, Jumlah ODP Corona Sragen Tambah 10 Orang, Jumlah PP Naik 511 Orang Jadi 2.216. Kesadaran Karantina Rendah, Bupati Sampai Ingatkan Nek Nggak Bisa Bakdo, Nggak Bisa Sungkem Wong Tuwo Lho!

Berikut Daftar 16 Titik Operasi Zebra Candi 2019 di Sragen:

1. Jembatan garuda Sragen

2. Perempatan meteor

3. Barat SS perempatan selatan Alfamart

4.batas kota Beloran

5. Selatan Trowong Sragen

6. Selatan dan utara Alun-Alun

7. Bangjo Beloran timur astra motor

8. Pertigaan Pabrik BATI Sidoharjo (Solo-Sragen)

9. Tikungan duyungan (Solo-SRagen)

10.Tikungan mahbang (Sragen-Ngawi)

11. Tikungan blibis, arah sambirejo

12. Sidoharjo jalan lurus, utara Tol Soker

13. Ringroad selatan tikungan timur tempel

14. Gemolong

15. Tikungan ngarum, Ngrampal

16. Depan Stasiun Sragen

Sumber: Satlantas Polres Sragen