JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kebakaran Landa Sumberlawang Sragen. Gegara Buang Puntung Sembarangan, Kandang Ternak  Luluhlantak 

Petugas pemadam kebakaran Sragen saat berjibaku memadamkan api. Foto/Wardoyo
madu borneo
madu borneo
madu borneo

Petugas pemadam kebakaran Sragen saat berjibaku memadamkan api. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Musibah kebakaran terjadi di wilayah Sumberlawang, Sragen, Minggu (6/10/2019). Gara-gara buang puntung rokok sembarangan, bangunan kandang milik warga di Desa Jati, Sumberlawang ludes terbakar api.

Data yang dihimpun di lapangan, kobaran api kali pertama muncul sekitar pukul 13.04 WIB. Kebakaran itu melanda kandang milik Wagimin (50) warga Dukuh Sendang Rejo Rt 21, Desa Jati, Kecamatan Sumber Lawang, Sragen.

Baca Juga :  Edarkan Uang Palsu, Untung dan Lasono Ditangkap Rame-Rame Warga Gemolong Sragen. Terbongkar Saat Beli Rokok, Sudah Uangnya Ditolak Masih Nekat Pindah Warung

Menurut saksi mata, kebakaran bermula ketika korban tengah membangun kandang ternak.

Bangunan kandang itu dikerjakan oleh beberapa pekerja. Tak dinyana, salah satu pekerja membuang puntung rokoknya sembarangan.

Apesnya, puntung rokok yang masih menyala itu mengenai jerami sehingga kemudian menyulut kobaran api.

Api langsung berkobar membakar jerami. Cuaca panas dan kondisi jerami mudah terbakar, membuat kobaran api makin menjadi.

Api kemudian melahap bangunan kandang yang sedang dibuat. Seketika para pekerja dan korban langsung berupaya melakukan pemadaman.

Baca Juga :  Kesaksian Penjual Masker Akui Lihat Bu Guru DN Langsung Gogloh dan Nangis Saat Didatangi 2 Karyawan dan Dituduh Mengambil Barang di Indomaret. Begini Pengakuannya Saat Lihat Tas dan Joknya Digeledah!

Tak lama berselang, mobil pemadam dari Sragen tiba di lokasi kejadian dan api berhasil dijinakkan.

“Tidak ada korban jiwa namun kandang ternak dan jerami milik korban terbakar. Penyebabnya karena puntung rokok,” papar Kepala Dinas Satpol PP Sragen, Heru Martono melalui Pelaksana Lapangan Pemadam Kebakaran, Lilik Slamet. Wardoyo