JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Kisruh Penolakan Perbup Perdes, Bupati Curiga Hanya Untuk Amankan Kepentingan Pribadi Oknum Kades! 

Bupati Juliyatmono. Foto/Istimewa
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Bupati Juliyatmono. Foto/Istimewa

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Protes para kepala desa (Kades) yang menolak Perbup No 77 tahun 2019 tentang Perangkat Desa (Perdes) ternyata bertepuk sebelah tangan. Pasalnya, Bupati Karanganyar Juliyatmono tetap tak bergeming dan menegaskan bahwa Perbup tetap akan berlaku dan jalan terus.

Hal itu disampaikan bupati kepada wartawan saat ditemui usai membuka kegiatan TOT, Selasa (29/10/2019).

Bupati Yuli menegaskan Perbup No 77 tahun 2019 tetap berlaku meski para Kades menolak.

Baca Juga :  Dorong Pertanian Organik, Anggota DPR RI Luluk Gelontor Bantuan Untuk Petani Karanganyar. Mulai dari UPPO Rp 250 Juta, Bibit Kopi Hingga Kambing!

Bupati menyampaikan, jika Perbup tersebut tidak lagi perlu diperdebatkan. Sebaliknya ia justru menduga jika penolakan Perbup itu hanya untuk  mengamankan kepentingan pribadi oknum Kades.

“Rumusan perekrutan perangkat desa tersebut justru memudahkan desa. Tidak perlu diperdebatkan lagi. Sudah jadi Perbup,” katanya.

Bupati kemudian menjelaskan dalam Perbup tersebut Pemkab Karanganyar hanya menjaga objektivitas dan netralitas saat dilakukan perekrutan Perdes.

Menurutnya, dalam pasal 26, 27 dan 28 di Perbup itu, Pemkab mengatur penggunaan jasa pihak ketiga yang dalam hal ini akademisi. Pihak ketiga itu digandeng untuk menyeleksi calon sekdes, kaur, kadus dan kasi.

Baca Juga :  Kecelakaan Maut di Kemuning Karanganyar, Minibus Pengangkut Rombongan Pendaki Hantam Tebing Lalu Terjerembab di Selokan. Satu Penumpang Tewas, 2 Luka-Luka

Sebelum diterbitkan, ia menyebut Perbup tersebut telah melalui kajian secara komprehensif dan mendalam.

Ketika kehadirannya kemudian dipersoalkan oleh Kades, ia menilai kemungkinan diartikan lain.

“Para Kades menganggap kewenangan mereka diambil alih oleh pihak ketiga,” jelasnya. Wardoyo