loading...
Kios snack milik Ninik, yang dicuri oleh tersangka. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Penangkapan perempuan cantik yang tertangkap mencuri uang di sebuah kios snack di Pasar Bunder Sragen, Sabtu (12/10/2019) siang akhirnya menguak fakta lain.

Dari informasi yang diterima JOGLOSEMARNEWS.COM , pencuri berparas cantik bernama Retno Dewati (23) itu ternyata dari kalangan keluarga berkecukupan. Bahkan banyak warga yang menyampaikan, secara ekonomi, wanita asal Kampung Widoro RT 54/12, Sragen Wetan itu juga dinilai cukup mampu.

Hal itu juga diperkuat dari keterangan suaminya, TT (25) saat ditemui di Mapolsek Sragen Kota, kemarin petang.

Kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , TT mengungkapkan kaget sekaligus malu mendengar istrinya itu tertangkap mencuri uang di kios Pasar Bunder.

“Saya kaget Mas, juga malu. Padahal secara ekonomi nggak kurang. Bahkan barusaja dibelikan mobil oleh ibu mertua saya. Saya juga nggak nyangka bisa begitu,” paparnya di hadapan Kanit Reskrim Polsek Sragen, Ipda Mualim juga.

TT menuturkan sebelumnya ia menikahi Retno dalam kondisi janda. Ia menuturkan selama ini secara ekonomi juga sudah berkecukupan.

Baca Juga :  Cerita di Balik Lockdown di Dukuh Terpencil Boyolayar Sumberlawang Sragen. Wisata Jadi Sepi dan Musim Panen Kelengkeng Pun Tak Masalah Demi Terhindar Wabah Corona

Ia juga mengungkapkan jika saat ini, istrinya itu memang dalam kondisi hamil enam bulan.

“Saya akan mendampingi nanti di Polsek sini Mas. Karena kondisinya memang hamil enam bulan,” tukasnya.

Sementara, Ipda Mualim mewakili Kapolsek Sragen Kota, Iptu Mashadi menuturkan saat diamankan warga dan diserahkan ke Polsek, tersangka memang membawa tas.

Di dalam tas, memang ditemukan uang sebesar Rp 2,8 juta dalam kondisi rapi. Uang itu di luar uang satu bendel sebesar Rp 1,450 juta yang dicuri dari kios milik Ninik (34) saat kejadian.

Saat diperiksa polisi pun, tersangka juga mengakui jika uang itu adalah uang yang diberikan suaminya setiap bulan.

“Kalau dari keterangan suaminya, bahwa tersangka ini di keluarganya ada kecenderungan sering mengambil uang ya Rp 50.000, ya kadang Rp 100.000. Seperti ada kelainan sering begitu, tapi kan memang harus dibuktikan oleh dokter ahlinya apakah memang punya penyimpangan perilaku begitu atau tidak. Yang jelas polisi hanya memproses sesuai dengan porsedur saja,” tukasnya.

Baca Juga :  Terpukul Badai Corona, Dunia Usaha dan Industri di Sragen Mulai Menjerit. Omset Anjlok Hingga 50 Persen Lebih
Wanita cantik yang tertangkap basah mencuri uang di kios snack Pasar Bunder Sragen, saat diamankan di Pos Keamanan Pasar Bunder sebelum dibawa ke Polsek, Sabtu (12/10/2019). Foto/Istimewa

Sementara, suami pemilik kios, Sugiyarto (35) asal Margorejo, Puro, Karangmalang menuturkan memang mendengar bahwa tersangka sebenarnya bukan dari keluarga kurang mampu. Sebab saat digeledah tasnya usai tertangkap, di dalam tas ada uang Rp 2 juta rapi, Rp 800.000 tertata rapi, dan Rp 700.000 di selipan lain juga dalam kondisi tertata rapi.

“Waktu tertangkap itu, nggak ada perasaan takut atau gimana gitu. Sepertinya teteg saja dan nggak nangis ketika diamankan,”  urainya. Wardoyo