loading...
Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan saat memantau di lokasi pabrik mebel di Doyong Miri Sragen yang ludes terbakar, Selasa (1/10/2019) malam. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Kebakaran hebat kembali melanda Sragen. Belum reda Pasar Nglangon luluh lantak Senin (30/9/2019) malam, petang ini, sebuah pabrik mebel di Miri kembali dilalap kobaran api.

Pabrik mebel di Dukuh Grabyak, Desa Doyong, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen, milik pengusaha mebel ternama, Agung Purnomo (40) warga Desa Doyong, Miri, Sragen itu ludes dilalap si jago merah.

Gudang mebel berukuran 50 x 15 meter itu ludes tak tersisa. Pun dengan material bahan baku mebel yang ada  di pabrik juga ludes terbakar.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran itu. Data yang dihimpun, kebakaran terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Menurut keterangan warga, api diduga berasal dari rembetan warga yang membakar sisa pohon jagung kering di lahan dekat pabrik.

Baca Juga :  Wabah Corona Malah Bawa Berkah Bagi 104 Napi Lapas Sragen. Langsung Bebas Lebih Cepat, Ucapannya Terimakasih Pemerintah!

Tanpa di sadari, api dari lahan jagung tersebut menyambar bangunan pabrik. Api dengan cepat membesar dan membakar seluruh bangunan pabrik dikarenakan tiupan angin yang cukup kencang.

Tumpukan material di pabrik yang mudah terbakar membuat kobaran api kian tak terkendali. Melihat itu, warga di sekitar lokasi langsung berhamburan.

Tak lama berselang, tim pemadam kebakaran dari Sragen langsung datang dan menjinakkan api.

Namun, api sudah terlanjur melahap bangunan pabrik berikut isinya. Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan bahkan langsung terjun ke lokasi untuk membantu mengawal proses pemadaman.

Kepala Markas PMI Sragen, Wahdadi menambahkan bersamaan dengan laporan masuk, tim PMI dan PSC 119 langsung terjun ke lokasi dengan mobil ambulans.

Baca Juga :  Beredar Kabar Pasar Bunder Sragen dan Semua Pasar Bakal Ditutup 2 Hari Untuk Disemprot Desinfektan, Begini Penjelasan Bupati dan Kadinas Perdagangan!

“Setiba di lokasi tim langsung melakukan backup medis kepada petugas pemadam kebakaran yang mengalami sesak nafas yang berjibaku memadamkan api bersama unsur relawan lainnya. Pada kejadian ini api berasal dari pembakaran sisa panen jagung yang berdekatan dengan tempat produksi mebel dan membakar tempat produksi mebel. Kerugian sekitar Rp 1 miliar,” paparnya. Wardoyo