loading...
Kapolsek Ngrampal, AKP Agus Irianto saat membawa wanita muda korban penganiayaan yang ditemukan penuh luka di persawahan Kebonromo, Ngrampal, saat dievakuasi ke Puskesmas. Foto/Humas Polres

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Warga Desa Kebonromo, Kecamatan Ngrampal digegerkan dengan temuan seorang wanita dalam kondisi luka parah di tengah sawah.

Wanita usia muda itu ditemukan bersimbah darah penuh luka dengan wajah nyaris tak bisa dikenali.

Wanita malang itu kemudian diketahui bernama Winarni, (31) warga Dukuh Sidorejo, Desa Blimbing, kecamatan Sambirejo, Sragen.

Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasubag Humas AKP Agus Jumadi mengungkapkan wanita penuh luka itu ditemukan Senin (30/09/2019) pagi.

Wanita dengan luka mengenaskan di seluruh wajahnya itu ditemukan pertama kali oleh Sandino (53 ) petani di area persawahan Dukuh Paldaplang, Desa Kebonromo, Kecamatan Ngrampal,  Sragen, yang pagi itu hendak menghidupkan mesin diesel di sawahnya.

Saat ditemukan kali pertama, kondisi  wanita itu tampak melambaikan tangan kepada Sandino.

Baca Juga :  Update Terbaru Corona Sragen Hari Ini, Jumlah PP 7.780 Orang, ODP Naik Jadi 127 Orang. 2 Pasien PDP Masih Dirawat, 5 Berhasil Sembuh dan 1 Meninggal Dunia

“Saat itu sekitar pukul 06.30 WIB. Sandino yang baru tiba di sawah, melihat lambaian tangan dari seseorang di sawah. Iapun kemudian mendekat, dan melihat seorang wanita tergeletak dalam kondisi terluka parah di bagian wajahnya, “ paparnya Selasa (1/10/2019).

Selain di wajah, ada beberapa luka lainnya di bagian tubuh korban. Pakaian korban juga di penuhi dengan noda darah. Sandino kemudian memberitahukan kejadian itu ke warga lain serta ke Mapolsek Ngrampal.

Sesaat kemudian korban dibawa Kapolsek ke puskesmas. Namun karena kondisi wajah, termasuk mulut korban penuh luka lebam dan luka sobek, ia tak dapat memberikan keterangan kepada petugas Polsek Ngrampal.

AKP Agus menambahkan, hingga kini korban belum dapat meminta keterangan lebih banyak perihal apa yang menimpanya.

Baca Juga :  Tetangga Pasien PDP Corona Asal Sragen Kota Yang Meninggal Dunia Mengaku Kaget dan Tak Percaya. Almarhumah Disebut Hanya Berprofesi Jualan dan Jarang ke Luar Kota

Termasuk tentang penyebab dan siapa yang bertanggung jawab atas penganiayaan yang dilakukan terhadap korban.

“Dari wajahnya yang penuh luka lebam, sobek dan penuh darah, jelas korban telah dianiaya oleh seseorang. Saat ini, ia dalam kondisi sadar. Pihak Polsek Ngrampal juga masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan barangbukti di lokasi kejadian untuk menemukan pelaku, “ pungkasnya. Wardoyo