JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Semarang

Hebat, Keponakan Juara Dunia Joko Supriyanto Asal Solo dan 2 Pebulutangkis Cilik Sukoharjo Raih Beasiswa PB Djarum dan Bergabung di Karantina  

5874
Tanaya. Foto/Wardoyo
loading...
Loading...
Tanaya. Foto/Wardoyo

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM Ajang audisi beasiswa bulutangkis PB Djarum 2019 akhirnya berakhir. Sebanyak 18 atlet bulutangkis muda berbakat dari seluruh ajang audisi yang digelar di beberapa kota, akhirnya terpilih menjadi penghuni baru di karantina PB Djarum.

Hasil itu terungkap dari pengumuman hasil audisi yang diumumkan secara resmi oleh PB Djarum, Sabtu (30/11/2019). Dalam rilis pers yang diterima JOGLOSEMARNEWS.COM, PB Djarum mengumumkan ada 18 atlet yang terpilih untuk bergabung dengan PB Djarum.

Mereka berhasil menyisihkan 4.118 atlet untuk menjadi skuad baru Perkumpulan Bulutangkis (PB) Djarum yang bermarkas di Kudus, Jawa Tengah.

Para atlet dari dua kelompok usia yakni U-11 dan U-13 baik putra dan putri ini berhasil mendapatkan Beasiswa Bulutangkis melalui Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis 2019. Pengumuman dilakukan pada Sabtu (30/11/2019) pagi di GOR Djarum, Jati, Kudus, setelah atlet-atlet belia tersebut merampungkan proses karantina selama satu pekan di asrama PB Djarum.

Baca Juga :  Teknologi Terbaru PJU Solar Cell Yang Anti Pencurian Bakal Hadir. Ada 5.000 Titik Lampu PJU SC Bakal Terangi Kendal 

Dari 18 nama itu, ada tiga atlet asal Solo Raya. Mereka terdiri dari dua atlet putra dan satu putri.

Mereka adalah Tegar Alfarisi Jalu Pamungkas dan Azaka Alifa Yudhistira, dua atlet asal Kabupaten Sukoharjo yanh meraih beasiswa di kelompok umur 11 Putra.

Sedangkan satu tiket lainnya diraih Tanaya Ramadhani Putri Budiyanti, yang lolos di kelompok putri.

Tanaya tak lain adalah keponakan legenda bulutangkis dunia asal Solo, yakni Joko Supriyanto.

Tanaya Ramadhani Putri Budiyanti yang baru berusia 10 tahun itu sukses mengatakan ingin mengikuti jejak pamannya, Joko Supriyanto untuk menjadi atlet hebat hingga juara dunia bulutangkis.

Baca Juga :  Nama Anak Diplesetin Jadi Produk Es Teh,  "Jan Es Teh" Gibran : Bagus, Kreatif!

“Saya ingin meneruskan prestasi Pakdhe,” kata Tanaya, ditemui usai pertandingan saat Audisi di Karanganyar beberapa waktu lalu.

Siswi kelas IV SDN Cemara II Solo itu mengaku sangat senang dengan raihan super tikrt ke final audisi itu. Menurutnya hasil itu sangat berarti bagi perjalanan mimpinya mewujudkan impian orangtuanya. Wardoyo

 

Loading...