JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kebakaran Hebat Landa Kedawung, 75 Batang Jati dan 7 Rumpun Bambu  Hangus Terbakar. Kerugian Ditaksir Capau Rp 100 Juta 

Kondisi rumpun bambu dan kebun jati di Pengkok, Kedawung, yang dilalap si jago merah, Senin (18/11/2019). Foto/Wardoyo
Kondisi rumpun bambu dan kebun jati di Pengkok, Kedawung, yang dilalap si jago merah, Senin (18/11/2019). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Kebakaran hebat melanda perkebunan jati di Dukuh Pengkok, Desa Pengkok, Kecamatan Kedawung, Sragen, Senin (18/11/2019). Sedikitnya 75 batang kayu jati di areal seluas dua hektare milik warha setempat hangus dilalap si jago merah.

Lahan dan pohon jati yang terbakar diketahui milik Saidi, warga Dukuh Pengkok RT 13, Desa Pengkok, Kedawung.

Data yang dihimpun di lapangan, kebakaran terjadi sekira pukul 11.30 WIB. Menurut keterangan warga, api bermula dari seseorang yang membakar sampah di dekat area sawah berbatasan dengan perkebunan jati dan pekarangan penduduk.

Baca Juga :  Kecelakaan Hebat Depan Samsat Sragen, Truk Remuk Gasak Truk Ngerem Mendadak. Sopir dan Kernet Luka Parah, Truk Biang Kecelakaan Malah Kabur dari Tanggungjawab

Bersamaan dengan kondisi hembusan angin kencang,  sampah yang terbakar diterpa  angin masuk area perkebunan yang mana terdapat banyak daun-daun kering dari pohon bambu.

Kobaran api langsung merambat ke daun bambu yang kering dan menumpuk. Akhirnya menyulut sampai seluruh area perkebunan jati dan pekarangan warga ,serta area sawah, seluas 2 hektare, ludes terbakar.

Baca Juga :  Polres Sragen Bekuk Predator Anak di Bawah Umur asal Mondokan. Bermodus Ancam Viralkan Foto-Foto Korban, Pelaku Perkosa Korban-Korbannya di Kuburan Cina

“Yang terbakar ada 7 rumpun bambu, 75 batang pohon jati, pekarangan warna dan pepohonan lain,” ujar salah satu tokoh masyarakat Desa Pengkok, Sugimin, Senin (18/11/2019).

Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasubag Humas AKP Agus Jumadi membenarkan kejadian itu. Ia mengatakan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.00 WIB.

“Tidak ada korban jiwa namun kerugian ditaksir Rp 100 juta,” paparnya. Wardoyo